14 Nama Dilepas, Sriwijaya FC Fokus Pemain Lokal

Muddai Madang

Terpisah, Plt Dirut PT SOM yang menaungi Sriwijaya FC, Muddai Madang, memastikan jika pihaknya telah mengantongi 14 nama yang akan keluar dari Sriwijaya FC di putaran kedua nanti. Nama tersebut, termasuk jajaran pelatih dan pemain yang informasinya dicoret atas rekomendasi dari Manajer Ucok Hidayat. Muddai mengungkapkan bakal merilis secara resmi nama tersebut sebelum tim melawat ke Mitra Kukar. “Sebagai klub profesional, kita juga akan memaksimalkan bursa transfer paruh kedua ini,”ujarnya.

Artinya secara tersirat, Muddai mengungkapkan jika keluarnya pemain tersebut tidak akan berpengaruh dengan target tim di awal musim. Karena untuk menutupi kepergian pemain Sriwijaya FC juga akan bergerak di bursa transfer.

Lebih jauh, dilepasnya sejumlah pemain bintang musim ini akan memberi kesempatan kepada pemain lokal. Seperti diketahui, beberapa waktu lalu banyak yang mempermasalahkan pelatih Rahmad Darmawan yang dianggap tak memberi kesempatan kepada talenta lokal, macam Ichsan Kurniawan, Ahmad Fariz, sampai Yogi Rahadian.

Bintang muda lokal dianggap kalah bersinar dan tidak masuk dalam skuat Rahmad Darmawan, sehingga manajemen juga sempat dikomplain oleh beberapa pihak. Buntutnya, keputusan melepas Rahmad Darmawan dan beberapa pemain bintang, tentu akan memberikan jam terbang maksimal pada putra daerah yang tentu akan lebih militan membela klub asalnya.

Muddai menjelaskan, datang dan perginya pemain di sebuah klub dalam kompetisi merupakan hal yang lumrah. Sehingga, hal ini tidak perlu dipermasalahkan.

Ia memastikan dalam proses tersebut (transfer), klub akan menyelesaikan kewajiban terhadap para pemain yang dilepas. “Kita datangkan mereka dengan membeli, maka kita lepas mereka dengan menjual, sederhananya seperti itu,” tambah Muddai.

Ia menambahkan, mekanisme yang umumnya dilakukan klub besar juga telah dilakukan oleh Sriwijaya FC. Mulai dengan membuka ruang negosiasi. Hanya saja, menurutnya masalah kenyamanan menjadi hal yang diperhitungkan.

Apabila pelatih dan pemain telah tidak lagi nyaman untuk bekerja bagi Sriwijaya FC, maka manejemen, lanjut Muddai tak dapat lagi menghalangi keinginan mereka untuk pergi.

Untuk itu, ia berharap semua kalangan, pecinta Sriwijaya Fc dan para suporter agar dapat berpikir jernih dan melihat dari sisi positif langkah yang diambil oleh manajemen kali ini.
Sebelumnya beredar kabar Sriwijaya FC sedang lakukan efisiensi. Gaji para pemain dan ofisial sempat tersendat dua bulan. (aja/rip/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!