16 Puskesmas Menuju Akreditasi Paripurna

KADER POSYANDU: Wali Kota Palembang H Harnojoyo dan istri, Hj Silviana Harnojoyo, foto bersama kader posyandu pada pembukaan Jambore Posyandu 2017, di Gedung Serbaguna Asrama Haji Palembang, kemarin. FOTO: KRIS SAMIAJI/SUMEKS

PALEMBANG – Sebanyak 16 puskesmas di Kota Palembang, dalam proses akreditasi sejak diajukan September lalu. Dinas Kesehatan Kota Palembang, tengah melakukan pendampingan. Menyusul tiga puskesmas yang terakreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan, awal tahun lalu. Yakni Puskesmas Dempo, Plaju, dan Alang-Alang Lebar (AAL).

(Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Letizia, mengatakan, nantinya ke-16 puskesmas tersebut dapat menunjang layanan kesehatan dalam menyambut Asian Games 2018. “Kami optimistis ini bisa dilakukan karena semua persyaratan yang diperlukan sudah dipenuhi,” terangnya, dalam Kegiatan Jambore Posyandu 2017, di Gedung Serbaguna Asrama Haji Palembang, kemarin.

Ke-16 puskesmas itu, di antaranya Puskesmas Kalidoni, Basuki Rahmat, Telaga Swidak, Taman Bacaan, Kampus, 5 Ilir dan lainnya. Tak hanya di puskesmas, Letizia menambahkan pelayanan di puskesmas pembantu yang ada di setiap kecamatan juga diperbaiki. Salah satunya dengan menugaskan satu dokter untuk membantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Memang tidak setiap hari, karena keberadaan dokter terbatas. Hanya satu dokter secara mobile setiap Rabu,” urainya. Mengenai kader posyandu yang ada di Metropolis, menurut Letizia, cukup aktif. Apalagi dengan adanya program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Masyarakat diajak untuk menerapkan pola hidup sehat, memeriksakan kesehatan rutin ke puskesmas serta menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Sukses Gelar UNBK Perdana

Wali Kota Palembang, H Harnojoyo, menyatakan Pemkot Palembang sangat konsen mengenai pelayanan kesehatan untuk masyarakat Palembang. Untuk itu pada tahun ini pemkot menganggarkan 14,5 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “Mudah-mudahan tahun depan akan naik lagi, kita lihat dulu bagaimana program yang sudah dilakukan,” imbuhnya.

Ia meminta kepada para kader posyandu agar terus aktif untuk mengajak masyarakat hidup sehat dengan menjaga lingkungan, termasuk aktif mengikuti kegiatan gotong-royong setiap minggunya. “Karena ini juga bagian dari menjaga kesehatan,” katanya. (uni/air/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!