22 Turbin Hilang Disapu Banjir, Satu Desa Krisis Listrik

Warga menunjukkan lokasi bendungan turbin yang hanyut diterjang banjir bandang. Foto: Didi/Sumatera Ekspres

MUARADUA- Sudah hampir sepekan sejak diterjang banjir bandang, warga Desa Ujanmas tak bisa menikmati penerangan listrik. Kini seluruh aktivitas yang menggunakan aliran listrik semuanya mati total. Pada malam hari juga tiap rumah warga kembali menggunakan penerangan lampu teplok sejak banyak turbin (kincir air) pembangkit listrik hanyut disapu banjir.

Salah satu warga, Juni Harman mengatakan, penerangan rumahnya menggunakan aliran listrik dari turibin (Kincir) air mini kapasitas 3000 watt yang dibuat secara swadaya. Sejak Kamis lalu, semua lsitrik padam saat hujan di sertai banjir bandang meluapnya sejumlah sungai yang bermuara ke Sungai Are.

“Turbin kincir air kita bersumber dari Air Kehung, waktu banjir bandang air itu juga meluap dan menghanyutkan seluruh komponen turbin pembangkit listrik kami seperti pipa saluran air, Turbin (kincir) pemutar generator listrik hingga generator pembangkit dan kabel jaringannya juga putus,”ujar Juni.

Akibatnya tujuh rumah yang listriknya dialiri dari pembangkit itu kini gelap gulita tanpa penerangan. Kami ini tiap kelompok turbin atau satu unit turbin pembangkit listrik terdiri dari tujuh (7) orang anggota atau tujuh rumah yang diterangi. (dwa)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Rabu (15/11). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!