23 Jemaah Haji Keracunan

Ilustrasi.

MEDINAH – Usai mengkonsumsi makanan katering, sebanyak 23 jemaah haji mengalami pusing, mual dan muntah. Diduga mereka keracunan makanan atau minuman. Pastikan penyebabnya, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Medinah lakukan berbagai upaya.

Mulai dari bertanya langsung kepada jemaah yang menjadi korban hingga mengecek penyedia katering. “Pengakuan jemaah berbeda-beda,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Katering Daker Medinah Iin Kurniawati. Ada yang mengkonsumsi makanan dari penyedia katering, ada yang membawa makanan dari luar.

“Ada juga yang mengaku minum jus apel dan merasakan mual,” ungkapnya. Saat dikunjungi petugas haji, mayoritas jemaah kondisinya sudah membaik. Hanya satu yang masih memakai infus.

Dari hotel di sektor 2 tempat jemaah menginap, tim menuju ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) untuk meminta penjelasan hasil diagnosis tim medis terkait kejadian tersebut. Mereka ditemui dr Edi Supriyatna, Kasi KKHI Medinah.

Kemudian tim katering dan KKHI mendatangi penyedia katering, PT Al Yasirah. Saat itu, sejumlah pekerja tengah mengemas makanan. Manajer Operasional PT Al Yasirah, Doni Syarif Pramono, menjelaskan proses memasak, pengemasan, hingga kebersihan tempat kerja. Saat kejadian, pihaknya mendistribusikan 3.600 porsi makanan.

“Cara dan alat memasaknya sama, pengemasan juga,” tuturnya. Karena itu, pihaknya tidak tahu apakah 23 jemaah yang mengalami gejala keracunan itu terkait makanan yang dibuat pihaknya atau bukan.

Baca Juga :  Kyriad Fatmawati Ramaikan Okupansi Perhotelan

Dijelaskan, prosedur Al Yasirah dalam penyajian dan pengemasan makanan sudah memadai. Pencucian bahan makanan, cara memasak, saluran air, dan lain-lain baik. (mch/vin)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!