Abraham Samad Digadang Jadi Capres? Why Not

Abraham Samad.

PALEMBANG – Sosok Abraham Samad sebagai tokoh anti korupsi banyak memikat hati generasi milenial. Hal ini mendasari sekelompok pemuda yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Berdaulat untuk Abraham Samad (KITA AS) untuk mendukung mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut sebagai Calon Presiden (Capres) 2019.

Koordinator KITA AS Wilayah Sumsel, Chandra Baturajo mengatakan situasi bangsa Indonesia yang tak kunjung membaik lantaran masih banyaknya praktek korupsi membutuhkan sosok pemimpin yang paham cara pemberantasan kejahatan kerah putih tersebut. Abraham Samad dipandang sebagai sosok yang tepat untuk mengemban misi tersebut.

“Dia (Abraham Samad) mengerti mengenai masalah itu. Ia punya metodologi sendiri mengenai pemberantasan korupsi. Jadi sosok seperti inilah yang dibutuhkan bangsa saat ini,” kata Chandra saat dibincangi usai menggelar deklarasi Abraham Samad sebagai Capres 2019 di Logo House Fashion and Food Bar, kemarin (4/5).

Chandra menuturkan pasca reformasi, sudah lima Presiden yang memimpin Indonesia. Namun, perubahan terhadap budaya anti korupsi yang membelit bangsa tak kunjung selesai. “Selama menjabat sebagai Ketua KPK, tentunya Abraham Samad paham betul berbagai modus korupsi. Track recordnya selama memimpin lembaga negara itu juga sangat baik dengan pengungkapan kasus-kasus besar. Modal ini cukup untuk membuat sistem negara kita terbebas dari korupsi,” ujarnya.

Baca Juga :  Komitmen Berantas Pungli

Masih kata Chandra, KITA AS ke depannya bakal terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memberikan dukungan kepada Abraham Samad. “Kami tidak hanya akan menyasar Palembang. Tapi juga kabupaten/kota yang ada di Sumsel,” bebernya.

Pengamat Sosial, Arif Ardiansyah mengatakan untuk maju sebagai Capres 2019 mendatang, Abraham Samad memiliki nilai jual yang tinggi. Integritasnya dalam memberantas praktek korupsi di negeri ini sudah teruji. “Masyarakat juga membutuhkan sosok pemimpin baru. Sosok yang tegas, berintegritas serta bersih. Abraham Samad saya rasa menjadi sosok yang baik dan bisa mendapat dukungan dari masyarakat khususnya kaum millenial,” ucapnya.

Menurut Arif, untuk bisa bersaing, Samad juga membutuhkan sosok pendamping tepat. “Pendampingnya ini setidaknya memiliki integritas serta visi misi yang sejalan dengannya,” pungkasnya. (kos)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!