Ado-ado Bae, Pencuri Minta Rp1 Juta dan Hubungan Badan

Tebusan HP yang Dicuri

LAHAT – Ishar Pranata tidak menyangka aksinya harus berakhir di balik jeruji besi. Pria berusia 21 tahun itu dibekuk anggota Unit Reskrim Polsekta Lahat, saat minta tebusan berupa kencan di kamar hotel dan uang tunai Rp1 juta kepada Ulfa Mayang Sari (21), pemilik handphone (HP) yang dicurinya.

Diketahui, Jumat (28/7) sekitar pukul 11.00 WIB, Ulfa yang merupakan warga Jalan Beringin Blok C, Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Kota Lahat, pergi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lahat untuk mengurus administrasi kependudukan. Sebelum tiba di kantor Disdukcapil, honorer salah satu instansi lingkungan Pemkab Lahat itu meletakan HP di bagasi motor matic miliknya.

Saat tiba, korban lupa mengambil HP mereka Vivo Seri V5 Lite warna putih. Tidak beberapa lama, korban baru menyadari HP miliknya tertinggal di bagasi motornya yang dipakir di halaman parkir kantor Disdukcapil. Tetapi, saat diperiksa, HP miliknya telah raib.

Korban yang panic berusaha menghubungi nomor HPnya menggunakan HP pinjaman. Ternyata, HP miliknya aktif dengan suara seorang pria yang menerima panggilan. “Si tersangka (Ishar, red) minta ketemu di kamar hotel. Korban juga diminta menyiapkan uang Rp1 juta sebagai tebusan,” kata Kapolsekta Lahat AKP Lihardi, kemarin.

Lantaran pelaku Ishar minta tebusan melampaui batas kewajaran, korban pun melapor ke Polsekta Lahat. Setelah berkoordinasi dengan polisi, korban menyetujui memenuhi permintaan pelaku dengan janji bertemu di salah satu kamar hotel dengan membawa yang diminta.

Korban memboking kamar salah satu hotel di Kelurahan Gunung Gajah Lahat. “Tersangka sempat mondar mandir memantau situasi, sekitar pukul 18.30 WIB, menggunakan sepeda motor Jupiter MX warna merah, tersangka masuk hotel, langsung kami bekuk,” jelas Lihardi. (irw)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!