Agen Bank Perlu Manfaatkan Medsos

EDUKASI: Afien memberikan reward di sela gathering Agen 46 yang dilakukan di BNI Wilayah Palembang, kemarin (26/10). Foto: Agustina/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Dorong keaktifan Agen 46, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Wilayah Palembang berikan edukasi. Tujuannya untuk mengoptimalkan fungsi yang merupakan mitra kerja dari bank tersebut. Sebab keberadaan agen ini berhubungan langsung dengan masyarakat. Terutama yang berada di daerah blank spot atau daerah dengan jangkauan kantor perbankan yang cukup jauh.
Pemimpin Konsumer Banking BNI Kantor Wilayah Palembang AA Gede Putra, mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan edukasi agar agen 46 yang belum aktif. Tujuannya, agar dapat lebih maksimal dalam meningkatkan transaksi sehingga akan memberikan tambahan penghasilan bagi si agen sendiri.
“Untuk agen kami tak kejar penambahan volume agennya, tapi volume transaksi yang mereka lakukan atau tingkat keaktifannya. Maka dari itu, salah satu cara yang kita lakukan lewat gathering seperti hari ini,” terangnya saat ditemui di sela Gathering Agen46 di lantai 4 Gedung BNI Wilayah Palembang, kemarin (26/10).
Ia memaparkan, BNI wilayah Palembang (Sumsel, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi dan Lampung) per 26 Oktober kemarin, jumlah agen 46 telah mencapai 2.517 agen. Namun, dari jumlah tersebut baru 1.323 agen yang aktif bertransaksi atau baru sekitar 30 persen saja, dengan jumlah transaksi sebanyak 89.382 dan volume seluruh wilayah palembang mencapai Rp 72,4 Miliar.
“Maka dari itu dalam kegiatan ini, kita bukan hanya mengundang mereka yang berhasil dengan transaksi tertinggi tapi juga yang rendah hingga yang belum aktif. Sehingga mereka kita harapkan dapat termotivasi meningkatkan transaksi, dan harus bisa juga memanfaatkan media sosial (Medsos) agar pemasaran mereka sebagai agen lebih maksimal,” paparnya.
Lebih lanjut, Gede menjelaskan, di wilayah Sumsel dari penyebaran agen 46 yang ada
Tercatat kota Baturaja menyumbang nilai transaksi paling tinggi mencapai Rp 20 Miliar per September 2017 dengan 18.500 transaksi. “Disini kita punya 230 agen dan yang aktif sekitar 152 agen. Keaktifan agennya 66 persen dibandingkan daerah yang lain,” jelasnya.
Sedangkan dari realisasi pencapaian agen 46 sebanyak 2.517, pihaknya menyatakan bahwa ini diluar ekspektasi, pasalnya BNI wilayah Palembang sendiri di tahun 2017 ini mencanangkan target sebanyak 1170 agen. “Hasilnya secara presentase, Palembang menempati posisi nomor 3 di Indonesia Setelah Malang dan Surabaya. Padahal disini hanya pure kebutuhan pasar/bisnis tanpa ada dorongan program Bansos seperti di Surabaya dan Malang,” ujarnya.
Sementara itu, bagi perbankan mitra agen ini memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pendapatan bank dari sisi fee based income. “BNI Wilayah Palembang mendapatkan tambahan fee based bank sebanyak Rp113 juta. Angka ini merupakan hasil nett setelah melalui pembagian dengan agen, dengan minimal pembagian 60 untuk agen dan 40 untuk bank, dan bisa lebih besar untuk agen tergantung dengan grade agen nya,” pungkas dia. (cj10)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!