Akhirnya… The Jakmania Minta Maaf

The Jakmania. foto: ricardo jpnn.com

JAKARTA – Kasus pemukulan yang dilakukan suporter Persija terhadap putra Menpora Imam Nahrawi, Ahmad Sirodj Fadhlullah, diakui The Jakmania dan mengumumkan permintaan maaf terbuka kepada sang menteri.

Dalam surat resmi yang ditandatangani Hery Purwono serta Ferry Indra Sjarief, Ketum The Jakmania, terungkap bahwa tindakan yang dilakukan ternyata bersifat spontanitas.

“Bersama ini, saya Ketum The Jakmania bertindak atas nama organisasi dan pribadi, menghaturkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian kurang menyenangkan yang berhubungan dengan keluarga bapak pada saat pertandingan Persija vs Persebaya di Stadion PTIK pada 26 Juni lalu,” bunyi pembuka surat yang diposting Infokom The Jakmania.

“Apa yang terjadi saat itu, murni tindakan spontanitas dan antisipasi hal-hal lain yang tidak kami inginkan,” lanjut surat tersebut.

Dalam paragraf lainnya, juga dijelaskan bahwa reaksi itu muncul karena situasi panas yang ada setelah aksi pendukung Persebaya lainnya dianggap menyulut emosi The Jakmania.

“Sebagai Ketum saya perlu tindakan mengamankan pendukung Persebaya yang hadir untuk ditempatkan di tribun yang tidak berdekatan dengan The Jakmania,” ungkapnya.

Menurut The Jakmania, posisi duduk anak Menpora berada di tribun The Jakmania bukan di tribun undangan.

Baca Juga :  Keluarga Harus Paham Kesiapsiagaan Diri

“Saya sama sekali tidak menyangka bahwa pendukung Persebaya itu adalah keluarga Bapak Imam Nahrawi karena posisi duduknya di tribun biasa,” terang Ferry dalam suratnya.
Tentu saja, kondisi ini cukup mengejutkan sebab sejatinya, keluarga Menpora sudah datang dengan menggunakan undangan untuk dirinya. Sayangnya, mereka ternyata tetap diarahkan untuk menonton di tribun biasa.

Dari kondisi ini, bisa dipertanyakan apakah benar menempatkan tamu undangan di tribun biasa, sementara mereka membawa undangan VIP? (dkk/dom/jpnn)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!