Akomodir Kebutuhan Petani Melalui Musrenbang

Irigasi di Lahat. foto: agustriawan sumeks.co.id

LAHAT – Peningkatan hasil pertanian tak lepas dari perlunya pemenuhan bibit unggul, pupuk maupun sarana dan prasarana pertanian seperti irigasi dan alsintan.

Sepanjang 2018 ini cukup banyak peningkatan saluran irigasi yang dilaksanakan. Baik oleh Dinas Pertanian maupun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Melalui dana APBD maupun APBN.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Lahat Agustia Budiman melalui Zaini, Kabid Sarpras mengungkapkan bahwa untuk peningkatan irigasi yang dikoordinir Dinas Pertanian dan Perkebunan sekitar 24 paket. Terutama saluran irigasi tersier dan quartier. Diantaranya dam parit, tembok penahan tanah, beronjong maupun jalan usaha tani. Pengerjaaannya diserahkan ke kelompok tani tersebut.

“Tapi kita tidak menampik masih banyak sawah petani yang perlu peningkatan atau rehab saluran irigasi,” kata Zaini.

Senada yang diungkapkan Kepala Dinas PUPR, Mirza melalui Kabid Bimtek dan Program, Sarwan, ada sekitar 20 proposal yang masuk tahun ini terkait peningkatan saluran irigasi petani. “Namun memang proposal tersebut ada yang sudah diusulkan ke Musrembang ada yang langsung ke Dinas PUPR. Yang jelas bila hal tersebut mendesak dan prioritas maka akan dikerjakan,” ucapnya. (gti)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!