Alfajri Pimpin ICMI

DILANTIK : Ketua ICMI Sumsel, Prof Anis Saggaf melantik HM Alfajri Zabidi sebagai Ketua ICMI Palembang, kemarin (10/8). Foto : Alfery/Sumeks

PALEMBANG – Kakanwil Kemenag Sumsel, HM Alfajri Zabidi SPd MM MPdI, dipercaya memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Kota Palembang periode 2018-2023. Kepastian itu didapat setelah dirinya dilantik Ketua ICMI Organisasi Wilayah Sumsel, Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, di Aula Parameswara Pemerintah Kota Palembang, Jumat (10/8) siang.
Hadir di acara pelantikan, Pj Wali Kota Palembang Dr H Akhmad Najib SH MHum, Dandim 0418 Kota Palembang Letkol Infanteri Honi Havana, Kakankemenag Kota Palembang H Deni Priansyah Sag MPdI, Ketua MUI Sumsel Drs H Saim Marhadan, perwakilan Polresta Palembang, perwakilan TNI Angkatan Laut Palembang, Pengurus ICMI Sumsel, dan Pengurus ICMI Kota Palembang.
Usai pelantikan, Fajri mengaku kepercayaan memimpin ICMI ini merupakan sebuah amanah cukup berat, mengingat ICMI memiliki visi misi menciptakan masyarakat madani. Walau demikian, dia optimistis dengan tekad dan kerja sama yang baik antara para pengurus, hal ini bisa diwujudkan.
“Saat ini di antara langkah nyata yang telah kita lakukan yaitu meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. Salah satu caranya menciptakan hafiz/hafizah siswa madrasah. Beberapa waktu lalu, sejumlah pengurus ICMI dikirim melakukan studi banding di beberapa provinsi untuk melihat metode paling cepat dan tepat dalam menghafal Alquran,” tutur Fajri.
Pj Wali Kota Palembang, Akhmad Najib, menjelaskan sebagai sebuah organisasi, ICMI Orda Palembang merupakan jembatan penting masyarakat muslim yang dapat menghubungkan antara tuntutan ajaran agama dengan realitas sosial yang terus berlangsung tanpa henti. Jika peranan organisasi sebagai salah satu elemen pembangunan, tak hanya dituntut melaksanakan rencana programnya, tetapi juga diharapkan turut serta berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan pembangunan demi perwujudan masyarakat yang sejahtera.
“Pemerintah Kota Palembang yakin dan percaya ICMI Orda Palembang akan mampu mengawali pendalaman dan kesalehan sosial di kalangan para kadernya serta menularkannya di kalangan masyarakat luas sehingga ICMI benar-benar menjadi suatu organisasi yang mampu memadukan antara kekuatan struktural dan kekuatan kultural/moralitas dalam pelaksanaan setiap tugas pokok, fungsi, dan perannya,” tutur Najib.
Ketua ICMI Orda Sumsel Anis Saggaf, berpesan agar ICMI mampu berdiri di atas kaki sendiri, tidak bergantung kepada bantuan pemerintah daerah. Paradigma menadahkan tangan untuk meminta harus diubah.
“ICMI merupakan organisasi yang diisi para cendekiawan. Di sana ada profesor, ulama, pakar teknologi, dan lainnya. Rasanya tidak pas bila sering meminta bantuan. Bukankah Nabi mengatakan tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. Oleh sebab itu, kita harus mengubah paradigma, dari yang biasanya memohon bantuan menjadi memberi bantuan,” pesan Anis. (cj11/fad/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!