Alokasikan Rp60 M Tata JSC

LANDSCAPE: Penataan kawasan JSC, pengerjaan venue maupun fasilitas pendukungnya. Tapi juga dilengkapi landscape seperti taman, termasuk rusa totol. Foto: Budiman/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Penataan kawasan Jakabaring Sport City (JSC) ditenggat tiga bulan terakhir. Harus selesai, sebelum pesta olahraga negara-negara Asia (Asian Games) digelar Agustus mendatang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mengalokasikan dana sebesar Rp60 miliar untuk menata kompleks olahraga terpadu pertama di Indonesia itu.
“Saat ini kami terus menata kawasan JSC dengan tanaman, mengusung tema Green Road Smart City,” kata Aminuddin, kabid penataan, bangunan dan lingkungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel, kemarin (12/2). Apalagi kawasan JSC sudah bukan hanya tempat pusat olahraga, tapi juga destinasi wisata.
Dikatakan, renovasi dan pembuatan baru venue-venue sudah kelar Desember lalu. Tinggal melengkapi landscape (pemandangan). “Sudah dilakukan survei, sudah juga DED (detail engineering design, red). Saat ini prroses lelang, setelah ada pemenang akan segera dikerjakan,” terangnya.
Dia mencontohkan, penataan kawasan seperti penunjuk arah ini akan dibuat dari pohon atau tanaman guna untuk menunjukkan lokasi setiap venue. “Lalu, jalan setapak serta rumput yang disesuaikan dengan kondisi venue,” ucapnya. Beberapa ekor rusa totol juga sudah tiba awal Januari lalu.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Ahmad Yusuf Wibowo, menambahkan persiapan teknis maupun non-teknis, terus dikebut. Salah satunya dengan melakukan upgrade venue yang akan dijadikan arena bertanding. Mengingat, dari 6 level atau tingkatan yang diimplementasikan, kini JSC telah masuk level 5.
“Kesiapan sudah hampir mencapai target, dimana level 1 kita host contract, level 2 dimana kebijakan diambil, level 3 melakukan pembangunan infrastruktur, level 4 sosialisasi dan sekarang level 5 kita sudah menjalankan test event. Terakhir (level 6, red) yaitu penyelenggaraan,” urai Yusuf.
Menurutnya, sejumlah venue seperti boling telah dilakukan sertifikasi yang dilakuan Federasi Boling Dunia. Kemudian JSC juga diharapkan bisa memperkokoh sebagai kota industri olahraga baik dari hilir maupun hulu. Dimana Sumsel telah ditetapkan sebagai daerah olahraga.
“Untuk boling akan ada test event, bukan itu saja POI (Politeknik Olahraga Indonesia, red) yang ada di kompleks JSC ini akan menjadi ruh olahraga dan semakin memperkokoh JSC sebagai industri olahraga. Nanti di Sport Science akan didatangkan fasilitas alat dari Hambalang,” pungkasnya.
Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumsel, Farhat Syukri, mengatakan, sejauh ini pihaknya juga sudah menyiapkan lokasi IT media center bagi informasi di Gedung Sriwijaya Promotion Center Jakabaring. Dengan adanya media center tersebut, diharapkan informasi yang disampaikan bisa sampai kepada masyarakat.
“Provinsi bukan hanya fokus meng-upgrade venue yang akan dipakai saat Asian Games nanti, tetapi juga kawasan JSC dan teknologi IT,” tukasnya. (yun/air/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!