Ancam Boikot Tidak Kirimkan Peserta

AKSI: Perwakilan masyarakat Karang Dapo saat menemui Bupati H Syarif Hidayat di Pemkab Muratara, Rabu (31/1). Foto: Zulkarnain/Sumatera Ekspres

MURATARA-Ancaman sejumlah tokoh masyarakat Karang Dapo, Kabupaten Muratara, untuk memboikot dan tidak mengirimkan peserta dalam Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten membuahkan hasil.

Rabu (31/1) sekitar pukul 09.00 WIB, setelah perwakilan tokoh masyarakat menemui Bupati Muratara. Hasilnya, ‎Kecamatan Karang Dapo tetap dijadikan sebagai tuan rumah MTQ 2018 mendatang. Pemindahan lokasi pelaksanaan MTQ ke IV tingkat Kabupaten Muratara dari Kecamatan Karang Dapo ke Kecamatan Nibung, Muratara menuai pro dan kontra.

Pasalnya, sejumlah tokoh masyarakat asal Karang Dapo, kecewa dengan keputusan sepihak tersebut. Padahal, sebelumnya secara terbuka Bupati Muratara, H Syarif Hidayat mengumumkan kecamatan Karang Dapo akan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ mendatang.

Zaid, tokoh pemuda asal Desa Biaro, Kecamatan Karang Dapo yang ikut mendatangi kantor Bupati Muratara mengatakan, antusias masyarakat Karang Dapo dalam menyambut pelaksanaan MTQ di wilayah mereka sangat kuat, namun setelah mendengar adanya pemindahan lokasi banyak warga kecewa.

“Jelas kecewa kenapa dipindahkan lokasi, kalau alasan di pindahkan karena lokasi takut banjir. Artinya kami warga Karang Dapo tidak akan mengirimkan peserta, dengan alasan yang sama,” katanya, hari ini (31/1). (cj13)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (1/2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!