Andes Dilepas PS TNI

284

JAKARTA – Jasa Mohammad Andes Adinata, bek muda jebolan Sriwijaya FC U-21, tidak dibutuhkan PS TNI. Rabu kemarin (12/4), Andes dicoret dari skuat tim berjuluk The Army tersebut.

Keputusan ini jelas mengejutkan karena Andes meninggalkan Sriwijaya FC untuk gabung ke PS TNI setelah dia lulus tes masuk jadi tentara. Apalagi, pencoretan ini dilakukan tiga hari jelang kick off Liga 1 yang akan dilakukan 15 April mendatang.

Selain Andes, PS TNI juga mencoret enam pemain lainnya. Jadi, total tujuh pemain dicoret dari tim. Mereka yang dicoret adalah Mustari Tuasikal, Ade Jantra, Frets Butuan, Dimas Derajat, Syahrul, Yogi Rahadian, dan Andes Adinata.

“Mereka ini secara kualitas pemain bagus. Hanya, karakter mereka tidak sesuai yang diinginkan pelatih. Setiap pelatih memiliki karakter berbeda juga,” jelas asisten pelatih PS TNI, Mohammad Husein, Rabu (12/4).

Jelas tentara berpangkat kapten ini, pelatih Laurent Hatton lebih suka pemain bermentalitas keras. Dia bangun permainan PS TNI dengan permainan rap-rap ala Medan. Permainan keras, lugas, tanpa kompromi. Permainan ini sebelumnya menjadi ciri khas permainan tim legendaris PSMS Medan.

“Keputusan (pencoretan) ini memang harus diambil demi masa depan pemain. Daripada mereka tetap di sini, tapi tidak main, kan kasihan. Pilihan ini tentu diharapkan akan membantu pemain menambah jam terbang. Kabarnya Andes ke PSMS,” ujarnya.

Baca Juga :  Hilton Moreira Man of The Match

Namun demikian, Husein tak bisa mengelak jika putusan mencoret tujuh pemain ini juga karena faktor persaingan. Mereka dianggap kalah bersaing dengan pemain di posisi yang sama. Andes misalnya, di posisinya sebagai bek tengah dia harus bersaing dengan Manahati Lestusen, kemudian bek Timnas Guinea, Aboubakar Leo, Alwi Selamat, Syafrizal Affandi, Roni Sugeng, dan Wanda Syahputra. (kmd/ion/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!