Anggota Dewan Terancam 7 Tahun Penjara

PALEMBANG- Diduga telah memalsukan surat tanah, oknum anggota DPRD Sumsel, Rudi Apriadi dimejahijaukan. Bahkan, anngota dewan dari Fakrasi Partai Amanat Nasional (PAN) ini harus bersiap mendekam cukup lama di penjara. Pasalnya, terdakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU), Edi Suyanto SH didakwa melanggar pasal 266 ayat 1 KUHP dengan anacaman penjara paling lama 7 tahun.

“Kalau menurut pasal 266 ayat 1 KUHP ancamannya cukup tinggi yakni 7 tahun penjara,” kata JPU, Edi Suyanto SH saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, kemarin (13/2) siang. Lebih lanjut dia mengatakan, biar nanti fakta hukum dan majelis hakim yang akan memutuskan terdakwa ini bersalah atau tidak.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Yusmaheri SH dan Mgs Amin SH menyatakan, atas dakwaan dari JPU, pihaknya akan mengajukan eksepsi atau keberatan atas dakwaan dimaksud. “ Segera kita siapkan materi eksepsinya. Yang jelas, untuk hal ini kita minta agar terdakwa ini dibebaskan dari segala dakwaan yang didakwakan padanya,” terangnya.

Apalagi disebutkannya, perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa ini tidak termasuk dalam ranah pidana melainkan wilayah perdata. Belum lagi, dakwaan yang disampaikan oleh JPU banyak terdapat asumsi yang bukan prinsipil dari perkara yang ada. “ Harusnya fakta yang dikeluarkan bukan asumsi-asumsi,” tegasnya.

Ketua majelis hakim, Sunggul SH mengatakan, sidang kali ini hanya mengagendakan untuk mendengarkan surat dakwaan dari pihak JPU. Sedangkan untuk eksepsi atau keberatan dari pihak terdakwa akan dijadwalkan pekan depan. “ Sidang kita tutup dan dilanjutkan pekan depan dengan agenda eksepsi dari pihak terdakwa,” pungkasnya.

Sekedar mengingatkan, terdakwa ini dilaporkan oleh korban, Iskandar Bandarpranata terkait dugaan pemlasuan surat pelimpahan hak atas tanah seluas 6 Ha di kawasan Talang Buluh, Kecamatan Ilir Barat I. (afi/lia)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!