Api Rokok Sambar Minyak

BABAT TOMAN – Penambangan, pengelolaan, dan penjualan minyak ilegal di wilayah Muba masih saja marak. Warga yang melakukannya hampir semua tanpa mengenakan peralatan keamanan. Bahkan, mereka tak peduli dengan keselamatan.
Saat terjadi sesuatu, nyawa jadi taruhan. Seperti dialami Abdullah (20). Warga Kecamatan Lais ini tewas setelah terbakar di Jl Pinago-Lubuk Bintialo Pal 6, Desa Serekah, Kecamatan Babat Toman.
Kernet truk itu sedang memindahkan minyak hasil penyulingan ilegal ke tangki truk yang sudah dimodifikasi. Dalam proses pemindahan itu, korban sambil merokok. Diduga, api dari rokok menyambar ke minyak. Api membesar dan membakar tangki.
Tubuh korban juga tersambar api. Kejadiannya, Minggu (11/2), pukul 17.45 WIB. Sejumlah warga yang melihat kejadian itu langsung berdatangan dan berusaha memberikan pertolongan. “Ambil air, siram, padamkan…,” teriak mereka.
Korban yang terbakar di atas truk meloncat ke bawah. Warga berusaha memadamkan api yang telah membakar bajunya. Tapi karena luka bakarnya cukup parah, nyawa korban tak selamat. Sementara itu, api terus membakar habis minyak dalam tangki modifikas di atas bak truk.
“Terdengar beberapa kali ledakan,” ujar Supri, warga Babat Toman. Api baru bisa dipadamkan setelah warga menyiram air campuran busa detergen. Sedangkan sang sopir truk yang belum diketahui identitasnya diduga melarikan diri saat kejadian.
Kapolsek Babat Toman, AKP Heri Hurairo mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Para saksi juga dimintai keterangannya terkait kejadian itu,” tandasnya. (yud/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!