Asuransi Hanya Cover 8 Resiko

JAKARTA – Asuransi khusus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri terus disiapkan. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan mengaku telah siap untuk menjalankan jaminan sosial tersebut. Namun, dari 13 resiko TKI di luar negeri, hanya 8 diantaranya yang akan dicover oleh BPJS.
“Ini bukan semata karena keterbatasan kami (BPJS, red) tapi murni karena keterbatasan regulasi,” kata Direktur Utama (Dirut) BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto di Jakarta, kemarin.
Agus mengungkapkan, penjaminan yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan hanya terbatas pada bentuk-bentuk penjaminan yang telah diatur dalam UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. “Tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang,” katanya.
Ada 13 resiko TKI yang ditetapkan oleh pemerintah. Yakni meninggal dunia, sakit kecelakaan kerja, hilang akal budi, menghadapi masalah hukum, kerugian akibat tindakan pihak lain selama perjalanan ke daerah asal, gagal berangkat yang bukan kesalahan calon TKI, tidak dibayar, gagal ditempatkan yang bukan karena kesalahan calon TKI, PHK, dipindahkan yang bukan kehendak TKI, pelecehan seksual/pemerkosaan, serta pemulangan TKI bermasalah.
Dalam pembahasan sejauh ini, kata Agus, dari 13 resiko TKI, hanya 8 yang boleh di-cover oleh BPJS. Namun, Agus belum bisa menyebutkan apa saja. Dalam satu resiko seperti kecelakaan kerja saja, ada beberapa yang tidak di-cover oleh BPJS. “Salah satu yang tidak dicover adalah ketika tidak digaji oleh majikan,” kata Agus.
Saat ini, kata Agus beberapa orang direktur tengah merampungkan pembahasan dengan beberapa Kementerian, lembaga, dan badan terkait. “Semoga dalam waktu dekat sudah keluar Permenaker (Peraturan Menteri Tenaga Kerja, red),” sebutnya.
Sembari menunggu permenaker, Agus mengatakan, pihak BPJS terus merampungkan sistem penjaminan yang akan dilakukan. Mulai dari kepesertaan, premi, iuran, Standar Operation Procedure (SOP), serta infrastruktur yang dibutuhkan. “Begitu Permen sudah keluar, BPJS diperkenankan, kami sudah siap jalan,” kata Agus. (tau)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!