Atasi Aksi Portal Jalinsum‎ Muratara

SOSIALISASI: Spanduk yang mensosialisasikan pelarangan pemortalan jalan dipasang di Jalinsum. Foto: Zulkarnain/Sumatera Ekspres

MURATARA-Ubah pola pikir masyarakat yang kerap lakukan aksi pemortalan jalan lintas Sumatera, Polres Mura dan Pemda Muratara kompak lakukan pendekatan secara persuasif. Saat ini ada beberapa trik pendekatan yang dilakukan oleh kedua belah pihak. Seperti pemasangan baliho pengumuman, pendekatan agama serta penyediaan wadah aspirasi bagi masyarakat.

Aksi pemortalan jalan yang kerap dilakukan oleh masyarakat Kabupaten Muratara terhadap akses utama Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), sudah tidak asing lagi menjadi topik pemberitaan maupun pembicaraan masyarakat secara luas. Bahkan dalam satu tahun, khususnya di 2017, akses utama lintas Provinsi tersebut sudah berkali-kali menjadi objek sasaran warga yang hendak menyalurkan aspirasi di Daerah Otonomi Baru ini .

Kapolres Mura AKBP Bayu Dewantoro mengatakan, agama menganjurkan untuk membuang duri dari jalan sehingga tidak mengganggu masyarakat yang lewat.

“Kalau orang melakukan hal yang sebaliknya. artinya mereka tidak menjalankan perintah agama. Kami akan melakukan pendekatan secara agama karena di Muratara nilai religius masyarakat masih kental,” katanya, Kamis (11/1). (cj13)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Jumat (12/1). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!