Awas Gelandang Liar!

Alberto Goncalves. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Sriwijaya FC ambil ancang-ancang. Bagaimana agar bisa, menyabet tiga poin penuh, pada laga kandang perdana di Stadion Gelora Sriwijaya, Sabtu (22/4) nanti. Membaca gaya bermain Pusamania Borneo FC (PBFC) salah satunya.

Tim berjuluk Laskar Wong Kito, tentu ogah debut home-nya pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2017 itu ternodai oleh tim berjuluk Pesut Etam. Apalagi, diawal kompetisi, pasukan Jakabaring sudah tampil baik, sukses mencuri satu poin laga tandang, di Padang kontra Semen Padang, (17/4) lalu.

“Saya selalu bilang, tidak ada tim yang mudah. Tim di depan mata selalu jadi tim yang berbahaya. Pusamania punya kualitas pemain yang bagus, bayak pemain berpengalaman di sana,” ujar Oswaldo Lessa, pelatih kepala Sriwijaya FC usai latihan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, kemarin.

Tetapi ada satu posisi yang cukup ditekankan oleh, pelatih asal Brasil tersebut. Yakni sektor tengah, yang menjadi motor pergerakan tim asal Kalimantan Timur itu.

Di sana ada beberapa pemain berpengalaman, sebut saja Ponaryo Astaman, atau Asri Akbar. Kedua pemain ini cukup paham gaya permaian Sriwijaya FC. Maklum keduanya sama-sama pernah berseragam kuning.

Di sisi lain ada juga gelandang serang yang cukup menyita perhatian Lessa. Yakni posisi gelandang kreatif Brasil, Flavio Junior. Di pertandingan kontra PS TNI, gelandang kreatif ini punya pergerakan sangat liar. “Di tegah mereka ada pemain Brasil yang berkualitas. Kita wajib waspada besok,” tambahnya.

Baca Juga :  Momen Patahkan Rekor Imbang

Karena itu, ada yang harus dilakukan pemain tengah Sriwijaya FC. Yakni mematikan kreativitas lini tegah, yang jadi poros memulai serangan. Dengan memutus aliran bola dari lini tengah dia berharap permainan Pesut Etam tak berkembang.

“Kita akan memutus suplai dari pemain ini. Jangan kasih kesempatan Flavio untuk mengendalikan permainan karena itu bisa berbahaya. Bagaimana caranya kita akan meredam semua serangan lawan yang bersumber dari sektor midfielder,” jelasnya.

Sementara itu, ketika ditanya kesiapan anak asuhnya Lessa masih percaya dengan komposisi pemain seperti di pertandingan sebelumnya ketika Laskar Wong Kito sukses menahan Semen Padang 1-1 di Stadion H Agus Salim beberapa waktu lalu.

“Kita akan bermain lebih baik lagi seperti pertandingan sebelumnya. Namun tetap akan ada evaluasi untuk pertandingan nanti tapi tidak terlalu banyak yang terpenting tim harus bekerja keras dan fokus selama pertandingan berjalan,” jelasnya.

Di sisi lain gelandang tengah Yu Hyun Koo, kemungkinan tetap akan jadi gelandang pemutus serangan di lini tengah. Meski sempat cedera ringan di kontra Semen Padang, saat ini kondisi Hyun Koo masih dalam kondisi baik. “Kaki saya sudah baik. Kemarin hanya sempat keram saja. Tetapi sekarang sudah lumayan baik. Lawan Borneo, saya tetap turun,” jelasnya.

Baca Juga :  Tetap Main Ofensif

Gelandang asal Korea Selatan inipun, tidak terlalu memperhatikan setiap komposisi lini tim Pesut Etam. Hanya saja baginya, kekalahan tipis 0-1 di laga Piala Presiden, tentu jadi bahan evaluasi penting. “Saya tahu di sana ada banyak pemain bagus. Tetapi tidak masalah. Kita bermain kandang, tentu harus tiga poin. Tidak ada tawar menawar lagi,” pungkasnya.

Usai mendapat hasil imbang melawan PS TNI pada laga pertama Borneo FC langsung bersiap untuk laga kedua. Melawat ke kandang Sriwijaya FC di Palembang, kini pasukan yang dilatih Dragan Djukanovic ini fokus perbaiki pertahanan.

Kesalahan mendasar yang mengakibatkan dua kali keunggulan harus disamakan kala tampil di Bogor akan diperbaiki. Lini belakang Borneo FC, disebut pelatih asal Montenegro itu hilang konsentrasi dan akibatnya harus menerima satu poin saja.

Tiba di Palembang, Rabu kemarin, Dragan langsung meminta anak asuhnya untuk berlatih dan beradaptasi dengan kondisi di kota yang dibelah Sungai Musi ini. Lini belakang pun dievaluasinya agar nantinya bisa lebih rapat menjaga pertahanan. “Ada beberapa posisi yang akan saya perbaiki, terutama lini belakang,” ucap Dragan dilansir BorneoFC.

Dari evaluasinya, koordinasi para bek tim berjuluk Pesut Etam ini wajib ditingkatkan. Berbagi peran dua palang pintu, Helder Lobato dan Kunihiro Yamashita harus bisa lebih jelas nantinya. “Saya yakin tim ini bisa tampil bagus di pertandingan kedua, pada pertandingan pertama wajar terjadi miskomunikasi, hanya saja waktu itu tim lawan mampu memanfaatkan jadi gol,” paparnya.

Baca Juga :  Widodo Janji Reuni

Pembenahan ini akan jadi menu utama latihan sebelum pertandingan melawan Laskar Wong Kito berlangsung Sabtu (22/4) mendatang. Apalagi lini serang Sriwijaya FC pasti lebih tajam dari lawan sebelumnya. “Kami akan terus upayakan pembenahan dan siap pada laga berlangsung nanti,” imbuhnya. (cj11/ion/ce1)

Head to Head
18/03/2017 Piala Presiden Sriwijaya FC v PBFC 0-1
18/04/2016 Piala Bhayangkara Sriwijaya FC v PBFC 3-1
18/12/2016 ISC A Sriwijaya FC v PBFC 3-2
27/08/2016 ISC A PBFC v Sriwijaya FC 2-2

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!