Ayo Belajar Disiplin ke Negeri Tetangga

Salah satu sudut kota di Singapura. foto: m nopriansyah sumeks.co.id

SINGAPURA – Singapura menjadi salah satu negara terbaik di Asia Tenggara, dengan masyarakat yang begitu disiplin membuat negara koloni Inggris ini harus menjadi contoh bagi negara lain. Salah satunya Indonesia, Khususnya Kota Palembang. Untuk menyiapkan penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang.

Satu hal yang menarik jika berkunjung di Singapura, kamu tidak akan menemukan kemacetan, kecuali di kawasan Orchard Road. Di sini, semua sudah diatur dengan rapi, mulai dari larangan merokok, buang sampah, dan yang paling penting tentang keamanan.

Menyimak informasi menarik dari Ling Hock Huat atau biasa disapa Kevin, tour guide yang memandu perjalanan study banding bersama jurnalis dan penggiat medsos dari Palembang Sabtu-Senin (4-6/11) lalu.

Negara ini membuat tingkat keamanan yang tinggi. CCTV ada di mana-mana, selain itu juga hukuman di sini sangat berat, bisa sampai hukuman mati.

“Kalo Perempuan keluar malam di sini jangan khawatir, negara ini sangat aman, walaupun perempuan itu keluar jam 2 pagi pun itu masih aman,” kata Kevin.

Lanjutnya, masyarakat di sini tahu akan hukuman bila melanggar. Selain itu juga kamera pengawas sudah pasti akan menemukan mereka.

Dia mencontohkan harga mobil di Singapura. Mobil merupakan barang yang sangat mewah yang hanya dimiliki oleh orang yang benar-benar kaya. “Mobil Honda Civic keluaran terbaru di Singapura harganya berkisar 150.000 dolar Singapura, jika dirupiahkan mendekati Rp1,5 miliar,” ujarnya.

Baca Juga :  Ini Penyebab Human Trafficking Terjadi

Dibandingkan harga Honda Civic terbaru di Indonesia yang ada di kisaran Rp475 juta hingga Rp 480 jutaan. Mobil yang mahal dikarenakan pajak yang begitu tinggi, sehingga masyarakat lebih memilih untuk berjalan kaki atau menggunakan transportasi publik.

“Semua pengguna jalan harus taat aturan. Baik pemilik kendaraan dan juga pejalan kaki. Regulasi yang diterapkan di Singapura juga sangat baik dan bisa kita usulkan untuk diterapkan di Sumsel,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Sumsel Dr Farhat Syukri yang memimpin study banding para jurnalis dan penggiat medsos ke Singapura.

Farhat Syukri juga menyoroti tentang kedisiplinan warga Singapura yang menjaga kebersihan. Tidak menemukan sampah berserakan di jalan raya maupun di taman kota.

“Di singapura karakter masyarakat sudah terbentuk untuk disiplin dan menjaga lingkungan,” tutup Farhat. (nop)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!