Ayo, Jauhi Zona Degradasi!

Marckho Sandy Merauje. Foto: Fajar Makassar

Perjuangan superberat harus dilakoni Sriwijaya FC di penghujung putaran pertama Liga 1. Mereka kedatangan tim raksasa dari Papua, Persipura Jayapura. Tim asal Indonesia Timur ini sudah memakan banyak korban untuk memuluskan langkahnya ke puncak klasemen sementara Liga 1.

Kini, mereka berambisi mematenkan statusnya sebagai juara paruh musim saat menantang Sriwijaya FC di Gelora Sriwijaya Jakabaring besok sore (live TV One pukul 15.00 WIB). Mutiara Hitam, julukan Persipura, ke Palembang tanpa penyerangnya, Boaz Solossa karena akumulasi kartu kuning.

Sementara Sriwijaya FC bermasalah dengan cederanya Bobby Satria dan belum fitnya kondisi kaki Alberto Goncalves. Tapi pasukan tim berjuluk Laskar Wong Kito tidak boleh minder. Tidak ada tim di Indonesia yang tidak bisa dikalahkan. Target menang tetap menjadi harga mati untuk diwujudkan.

Apalagi, duel di pekan ke-17 Sriwijaya FC ini adalah partai kandang. Yu Hyun Koo bersama kolega harus bisa menjaga harga diri Sriwijaya FC sebagai tim dengan seabrek trofi juara di depan pendukungnya sendiri.

“Pertandingan lawan Persipura memang berat. Lawannya kuat. Tapi ini kandang kita. Tidak ada tawar menawar. Kemenangan tetap menjadi harga mati meskipun harus dilalui dengan kerja keras,” tegas Pelatih Sementara Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.

Baca Juga :  Kejar Konsistensi Bermain

Sejak dipercaya menjadi caretaker, Hartono, bisa menularkan semangat pantang menyerah kepada pemain. Permainan ngeyel penuh tenaga pun menjadi ciri khas wong kito di setiap pertandingan. Bahkan meski sempat tertinggal, mereka tetap ngotot menghindari kekalahan.

Ini ditunjukkan saat melawan Bali United dan Persegres Gresik United. Bahkan Arema FC pun, harus susah payah mengambil kemenangan atas Yu Hyun Koo dkk meski mereka main di Kanjuruhan.

Semangat pantang menyerah inilah yang harus ditunjukkan para pemain di pertandingan nanti. Mengingat, hanya inilah yang tersisa dari kubu Sriwijaya FC di tengah ancaman krisis pemain akibat belum kempesnya bengkak engkel Bobby Satria dan nyerinya otot selangkangan Alberto “Beto” Goncalves.

Di pos belakang masih ada stok Firdaus Ramadhan dan Yanto Basna yang bisa menjadi tumpuan. Ada Indra Permana bisa dipaksa menjadi pelapis jika terjadi sesuatu terhadap kedua stoper tersebut. Ini jika memang Bobby belum bisa merumput.

Sementara di depan masih ada Airlangga Sucipto untuk antisipasi absennya Beto. Striker yang karib disapa Ronggo ini bisa diandalkan menjadi mesin gol di saat genting. Fakta berbicara, dua kali Ronggo menjadi penyelamat Sriwijaya FC dari kekalahan di menit-menit akhir pertandingan.

Baca Juga :  Buru Gol di Bandung

Yakni saat tertinggal 1-2 atas Bali United (19/7) dan tertinggal 0-1 dari Persegres Gresik United (24/7). Saat lawan Bali United dia cetak gol penyeimbang menit ke-…. kemudian lawan Persegres cetak gol menit 92.

“Memang aura keganasan lini depan Sriwijaya FC terkesan berkurang jika main tanpa Beto. Tapi saya yakin Ronggo juga punya skill bagus. Dengan berkolaborasi penyerang lainnya seperti Hilton, menjadi tumpuan di pertandingan lawan Persipura bisa hasilkan gol kemenangan,” terang arsitek kelahiran Malang ini.

Prestasi Sriwijaya FC memang sedang anjlok di putaran pertama Liga 1. Mereka kesulitan bersaing dengan kontestan lainnya. Dari 15 pertandingan yang sudah dijalani, Yu Hyun Koo dkk hanya bisa koleksi lima kemenangan, empat kali imbang, dan enam kali kekalahan.

Fakta ini menempatkan Sriwijaya FC satu strip di atas jurang degradasi. Dengan modal 19 poin, mereka terdampar di urutan ke-15. Jarak dengan penghuni teratas zona degradasi, Perseru Serui yang koleksi 11 poin, hanya terpaut delapan poin. “Jika mau menjauh dari zona degradasi ya harus menang, jika sebaliknya ya justru akan menambah kesulitan kita merangkak naik. Saya yakin semua pemain paham ini,” lanjutnya.

Baca Juga :  Sulit Cari Tandem

Bek kiri Sriwijaya FC Zalnando mengaku, pertandingan lawan Persipura sangat penting untuk dimenangkan karena ini poin krusial. Jika bisa menang atas Persipura bisa menjadi pelecut motivasi pemain di laga berikutnya. “Wajib menang lawan Persipura. Selain demi gengsi menjaga nama besar Sriwijaya FC, tambahan poin akan membantu tim di peringkat klasemen. Kepercayaan diri pemain juga akan meningkat,” terang Zalnando. (kmd/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!