Bagi Insentif dan Santunan

LAHAT – Sebanyak 149 orang anak yatim atau yatim piatu dan 18 guru ngaji serta ta’mir, mendapat perhatian dari PT Bukit Pembangkit Inovatif (BPI) sebagai owner PLTU Banjarsari. Ratusan anak yatim piatu menerima santunan dari perusahaan yang bergerak di bidang PLTU itu, begitu juga belasan guru ngaji menerima insentif.

“Sudah rutinitas setiap Ramadhan,” kata Abdul Choliq, EVP PLTU Banjarsari.

Dia menjelaskan, tahun 2017 PLTU Banjarsari sudah menyalurkan dan melaksanakan sejumlah program CSR, salah satunya dibidang keagamaan, yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan 1438 H. Tahun ini pula, PT BPI menambahkan program insentif untuk guru ngaji. Guru ngaji dinilai berjasa membangun dan menegakkan agama dengan mengajar, namun masih minim perhatian.

Ta’mir atau marbot yang sudah ikhlas memakmurkan masjid tanpa meminta imbalan, juga tak luput dari parhatian perusahaan.

“Kami apresiasi ustad dan ustadzah serta ta’mir masjid. Sumbangan operasional masjid di wilayah ring I, Rp 500 per bulan, disalurkan setiap tiga bulan sekali. Kami komitmen untuk memperhatikan warga di ring I. Keberadaan PLTU Banjarsari, harus bermakna positif untuk masyarakat di Kabupaten Lahat,” imbuh Abdul Choliq. (irw)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Jumat (16/6). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!