Bahaya Konsumsi Es Batu dari Air Mentah

Es batu. Foto: JPNN

MENGONSUMSI es batu saat cuaca terik memang banyak disukai tiap orang. Apalagi jika  es batu ditambah varian rasa agar lebih menarik. Tapi  bagaiamana jika es batu yang dikonsumsi dibuat dari air mentah, hal ini dapat menganggu kesehatan memicu diare, muntaber hingga Typhoid.
Ahli Gizi dari Klinik Rumah Sakit Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Yenita DCN MPH RD, mengungkapkan,  kandungan bakteri (patogen)  atau bakteri coli dalam es batu tidak terjamin mati.” Kalau kerap mengonsumi es batu dari air mentah  sangat berisiko terkena penyakit saluran pencernaan,”tegasnya.
Kebanyakan ini menyerang anak-anak  yang daya tahan tubuhnya rentan  terkenagangguan pencernaan seperti Diare dan Typhoid. Akibat  serangan Bakteri Coli yang menyerang saluran pencernaan akan terjadi infeksi, anak akan demam dengan suhu tubuh tinggi mencapai 38-39 derajat.
Untuk itu Almuni S2 Gizi Klinik Fakultas UGM menganjurkan, agar anak-anak menghindari jajanan  es dan minum es yang dijual. Karena tidak diketahui  apakah air  yang digunakan itu dimasak atau tidak. “ Bila ingin mengonsumsi es batu sebaiknya dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan air yang sudah dimasak,”terangnya.
Karena air memegang peranan penting dalam tubuh. Air dapat mengatur suhu tubuh, media transportasi, eliminasi  toksin dan produk sisa matabolisme. Kebutuhan air minum memiliki kriteria  atau kulitas air minum, tidak boleh mengandung bakteri  Coli  melebihi batas yang ditentukan yakni 1 kloni/100 ml air .  Jika air yang mengandung batas yang telah  ditentukan dianggap telah terkontaminasi  dengan kotoran manusia, bila ingin dikonsumsi harus direbus hingga mendidih.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kampus, dr Yuliarni MKes menambahkan, ada kuman yang yang tidak bisa hidup dalam suhu dingin, tapi akan mati dalam suhu panas. Nah ditakutkan adalah Bakteri Coli yang dapat menyebabkan diare karena kuman ini tidak mati dalam suhu dingin. ”Es batu mentah itu bukan untuk dikonsumsi tapi digunakan mengawetkan ikan agar tetap segar,”tandasnya.(uni/via)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!