Bajing Loncat ini Berhasil Kabur Meski Tembakan Peringatan Diletuskan

Pemalak yang diamankan petugas. foto: kms arivai sumeks.co.id

PALEMBANG – Sebanyak 15 preman dan pemalak yang kerap beraksi di sekitar Jl Sriwijaya Raya hingga Simpang Nilakandi Musi 2 diamankan tim gabungan Satreskrim Polresta Palembang  dan Unit Reskrim Polsek Kertapati, Jumat (6/7) pukul 14.00 WIB.

Selain, dalam razia yang masih berkaitan dengan cipta kondisi jelang Asian Games XVIII ini juga diamankan barang bukti diantaranya dua unit sepeda motor tanpa dilengkapi surat menyurat dan empat jeriken miras jenis tuak.

Dalam razia yang dimulai usai Salat Jumat tersebut sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dan kawanan pemalak di Simpang Empat TPA Keramasan. Bahkan, salah seorang pemalak nekat menceburkan dirinya ke dalam rawa-rawa lantaran takut ditangkap petugas.

Aksi makin seru sewaktu petugas menyisir Jl Kemas Rindo menuju Pasar Simpang Sungki Kertapati. Saat itu, seorang pelaku spesialis bajing loncat tengah menjalankan aksinya, melihat hal itu petugas tak tinggal diam.

Hanya saja, ketika akan ditangkap pelaku yang merupakan target operasi ini berenang menyeberangi sungai. Petugas sempat meletuskan tembakan ke udara, namun pelaku yang diketahui berinisial J ini terus berenang menyeberangi sungai. Sehingga aparat kehilangan jejak dari terduga pelaku bajing loncat yang sempat viral di sosial media (sosmed).

Baca Juga :  Makin Banyak Lokasi Selfie

Razia pun kembali dilakukan dengan menyusuri alan menuju Pasar Sungki dan Stasiun Kertapati Palembang. Beberapa pria diduga pemalak dan empat buah jeriken miras jenis tuak berhasil diamankan dan digelandang ke Polsek Kertapati.

“Razia ini sebagai Satgas premanisme bentukan Polresta Palembang dalam rangka operasi cipta kondisi (cipkon) menjelang Asian Games 2018,” ujar Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan SIK. (kms)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!