Bambu Langka, Lemang Laris Manis

LEMANG: Proses pembuatan lemang yang menggunakan bahan baku bambu. Foto: Ansyori/Sumatera Ekspres

LUBUKLINGGAU – Makanan tradisional lemang berbahan dari ketan, dibungkus pakai bambu dan dimasak menggunakan bara kayu bakar mulai banyak dijual sejumlah pedagang dipasar beduk atau kaget di bulan Ramadhan.

Di Lubuklinggau, lemang dijual satunya Rp20 ribu, sedangkan untuk separuhnya Rp10 ribu. Lemang cocok dipadukan dengan srikaya dan tape ketan hitam untuk disantap. Dihari pertama puasa hari ini, pembuat lemang banjir order.

“Ini bikin 116 batang lemang manis dan 116 batang lemang pisang ambon,” kata Megawati (51), warga Jl Mebabu, Kelurahan Karya Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Menurutnya, lemang dimasak menggunakan santan dan garam. Kemudian dimasukan kedalam bambu yang sudah lebih dulu dilapisi dengan daun pisang agar lemang ketika jadi
tidak lengket dibambu. Kemudian dipanggang selama tiga jam.

“Saya sekali buat 200, langsung habis dibeli,” bebernya. (wek)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (18/5). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!