Bangun Pembangkit Terapung 10 MW

Dodi Reza Alex. Foto: JPG

Atasi Krisis Listrik di Muba

PALEMBANG – Persoalan krisis listrik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) sepertinya belum teratasi. Untuk itu, Pemkab Muba akan membangun tiga proyek untuk pembangkit listrik. Ketiganya, yakni Pembangkit Listrik Terapung Tenaga Gas di Kecamatan Lalan berkapasitas 10 Megawatt (MW), Pembangkit Listrik Tenaga Gas kapasitas 16 MW di Mangsang, dan terakhir pembebasan lahan untuk transmisi.

Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, pihaknya telah membahas kerja sama dengan investor mengenai pembangunan pembangkit listrik di Kecamatan Lalan (Sungai Lalan) Kabupaten Muba. ”Makanya, saya minta Dirut BUMD, Petromuba, dan PT MAP hadir untuk membahas kerja sama dengan PT Pembangunan Perumahan dan IMS Ecubes untuk membangun pembangkit listrik tenaga gas,” katanya usai rapat di Griya Agung, kemarin.

Menurut Dodi, pembangkit listrik tenaga gas 10 MW untuk menyuplai listrik di wilayah Muba. Selain itu, untuk meningkatkan cakupan kelistrikan di Muba, Dodi berencana akan mengoptimalkan pembangkit Sumsel V yang saat ini sudah eksisting. Namun, masih terkendala pada pembebasan lahan untuk transmisi.

Nantinya, lanjut dia, akan ditarik kabel Pembangkit Sumsel V dari Sungai Lilin ke Betung, lalu SUTET di Betung ke Sekayu. ”Dengan operasionalnya Sumsel V ini, hampir dipastikan krisis kelistrikan di Muba akan teratasi,” ucapnya.

Baca Juga :  Hati-hati !!! Menara Sutet ini Terancam

Sedangkan pasokan listrik untuk daerah perairan, seperti Lalan akan disuplai melalui pembangunan pembangkit tenaga gas berkapasitas 10 MW. ”Pembangunan ini dilakukan oleh investor PT Pembangunan Perumahan dan IMS Ecubes bekerja sama dengan BUMD,” terangnya.

Sementara itu, Dirut PT Pembangunan Perumahan Tumiyono mengatakan, sumber energi di daerah di Sumsel sangat banyak, salah satunya di Kabupaten Muba. Adanya peluang tersebut dimanfaatkan dengan membangun floating power. ”Floating power ini bisa dipindahkan,” ucapnya.

Menurutnya, kerja sama ini akan dibangun bersama dengan BUMD di Muba merupakan paket investasi dengan mobil hidrogen. Targetnya,selesai sebelum Asian Games 2018. ”Dengan adanya pembangunan mobil hidrogen ini dapat mengantisipasi kekurangan listrik,” paparnya. (yun/ce4)

\

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!