Bank Sampah Belum Optimal

BATURAJA – Unit bank sampah, yang ada di setiap organisasi perangkat daerah (OPD), dinilai belum optimal. Sampai saat ini, masih banyak OPD yang belum melaporkan pengelolaan manajemen unit pengelolaan sampah mereka. ‘’Kondisi ini jelas sangat disayangkan. Padahal, unit pengelolaan sampah ini harus di-SK-kan,’’ ujar Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis, saat rakor peduli sampah 2018, Selasa (13/2).

Dikatakan, pengelolaan bank sampah ada di berbagai bagian, baik kelurahan maupun OPD. Nantinya ada bank induk menampung semua sampah yang disetor unit sampah. ‘’Jadi, tercatat rapi dalam buku,’’ ujar bupati yang mengapresiasi RSUD Ibnu Sutowo Baturaja yang sudah berjalan laporan bank sampah.

Untuk RSUD Ibnu Sutowo, sedikitnya dari tabungan bank sampah sudah Rp2 juta lebih. Ironisnya, ada OPD yang hanya Rp18 ribu, bahkan ada yang nol. ‘’Yang ada, artinya masih peduli. Karena OPD wajib setor sampah,’’ katanya.

Di awal Maret 2018, lanjutnya, tim Adipura akan datang. Keberadaan bank sampah ini sebagai cara mengurangi volume sampah. “Ini butuh kerja sama semua pihak,” ingatnya. (bis/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!