Banyak Korban Jiwa di Jalur Gaza, Afrika Selatan Tarik Duta Besarnya dari Israel

Seorang demonstran Palestina dirawat setelah menghirup gas air mata yang ditembakkan pasukan Israel di perbatasan Israel-Gaza di Jalur Gaza selatan, 15 Mei 2018. Foto: REUTERS / Ibraheem Abu Mustafa

Afrika Selatan berencana untuk menarik duta besar mereka dari Israel. Setelah tingginya korban jiwa, akibat agresi militer Israel di sepanjang perbatasan jalur Gaza.

“Pemerintah Afrika Selatan mengutuk keras tindakaan kekerasan yang dilakukan pasukan bersenjata Israel di sepanjang perbatasan Gaza,” kata Departemen Hubungan Internasional dan Kerja Sama Afrika, Haaretz, Selasa (15/5).

“Mengingat cara serangan Israel yang tidak pandang bulu dan membabi buta, pemerintah telah mengambil keputusan untuk memanggil Duta Besar Sisa Ngombane dengan segera sampai pemberitahuan lebih lanjut,” lanjut pernyataan itu.

Bentrokan itu tidak lain disebabkan oleh keputusan kontroversial Presiden Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, dan melakukan pemindahan kedutaannya dari Tel Aviv.

“Mereka ambil bagian dalam protes pemindahan Kedutaan Besar AS di Yerusalem,” katanya merujuk pada relokasi kedutaan Amerika yang resmi pindah pada Senin (14/5).

Sejauh ini, Afrika Selatan adalah negara pertama yang menarik duta besarnya pasca kerusuhan kemarin. Afrika Selatan diketahui sebagai salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Palestina. (int/rtr)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!