Beda Pelatih, Beda Kapten

PELUANG BESAR : Gelandang bertahan Sriwijaya FC, Yu Hyun Koo masih berpeluang jadi kapten di era kepelatihan Lessa. FOTO : KRIS SAMIAJI/SUMEKS

PALEMBANG – Beda pelatih beda juga kapten timnya. Hal ini memang lumrah dalam dunia sepak bola. Karena biasanya, setiap pelatih punya pemain khusus yang dipercaya sebagai pemegang ban kapten.

Ini juga terjadi di Sriwijaya FC dari setiap musim ke musim. Seperti musim 2011/2012 kepelatihan Kas Hartadi, ban kapten disematkan pada sosok Ponaryo Astaman. Musim 2014, pelatih Subangkit percayakan kapten pada penyerang, Lancine Kone.

Kemudian 2015 pada kepelatihan Benny Dollo, ban kapten dipercayakan pada talenta Papua, Titus Bonai. Terakhir musim 2016 ban kapten dipercayakan pada sosok Supardi Nasir dan terakhir Yu Hyun Koo saat masih ditukangi Widodo C Putri di ajang Piala Presiden 2017.

Lalu bagaimana musim 2017 ini, di bawah kendali pelatih anyar Oswaldo Lessa? Mengingat Lessa hingga saat ini belum resmi mengumumkan kapten atas pilihannya. Ditanya mengenai kapten pilihannya musim ini, pelatih berdarah Brasil ini mengatakan tidak akan mengubah kapten yang saat ini dipegang Yu Hyun Koo.

“Cukup lah. Kalau pemain percayakan pada dia (Hyun Koo, Red) musim ini, itu artinya sosok kapten bagus. Jadi saya tidak akan ubah,” ujar Lessa.

Lessa juga tidak akan terpengaruh, meskipun sejatinya ada dua legiun asing asal Brasil, Alberto Goncalves dan Hilton Moreira. Pemain yang sama-sama satu negara dengannya. “Kapten biarlah pemain-pemain yang pilih sendiri. Begitu juga wakilnya, saya serahkan semua pada pemain itu sendiri,” tuturnya.

Menurutnya, dalam hal ini pemain yang tahu siapa yang paling cocok. Dia sebagai pelatih hanya bantu masukan saja, kriteria yang cocok sebagi kapten itu sendiri. “Pemain ini harus punya karakter bagus. Attitude bagus. Dilihat dari latihan yang selalu serius, tidak pernah terlambat. Terpenting, setiap masuk lapangan memakai baju Sriwijaya, pemain itu merasa bangga dan rasa memiliki untuk tim ini sangat besar sekali,” jelasnya.

Sementara itu Yu Hyun Koo, mengaku merendah jika saat ini dirinya belum pasti akan ditunjuk sebagai kapten tim lagi. “Saya? Belum tentu lah,” celetunya.

Namun, seandainya dirinya memang benar ditunjuk, pasti ini jadi tanggung jawab berat bagi dirinya. Terlebih, ada beberapa pemain senior lainnya yang juga pantas menjadi kapten tim musim ini. “Karena tugas kapten bukan hanya itu. Dia harus bisa jadi jembatan, anatara pemain, pelatih dan manajemen. Di sini jadi kontrol berat seorang kapten,” jelasnya.

“Tetapi memang sendainya tugas ini tetap dipercayakan pada saya, tidak masalah. Saya akan berusaha menjalankannya dengan sebaik baiknya,” timpalnya. (cj11/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!