Begini Cara Najib Razak Cuci Uang

Lukisan Picasso yang diberikan kepada Leonardo DiCaprio, hak yang diberikan kepada dua komedian Hollywood, dan kalung berlian senilai USD 27,3 juta milik istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, adalah termasuk aset yang sedang diselidiki oleh Amerika Serikat (AS).

Ada berlian senilai USD 8 juta yang diberikan kepada Miranda Kerr, model Australia. Berlian itu senilai 11,72 karat, berbentuk hati untuk Hari Valentine pada 2014. Namun Kerr tidak memberikan komentarnya. Ini merupakan berbagai cara pencucian uang dilakukan Najib Razak.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mencari aset senilai 540 juta USD, termasuk kapal pesiar mewah, dan properti real estate. Semua itu disebut dibeli dengan dana pemerintah Malaysia Najib Razak.

Departemen Kehakiman juga sedang mencari hampir USD 1,7 miliar aset yang disebut dicuri dari dana, 1Malaysia Development Berhad (1MDB), dan dicuci melalui lembaga keuangan di AS.

Lebih dari USD 4,5 miliar telah disalahgunakan oleh pejabat tingkat tinggi Malaysia dan rekan-rekan mereka. Tahun lalu USD 731 juta dari dana 1MDB itu disetorkan ke rekening bank milik Najib.

“Kasus-kasus ini melibatkan miliaran dolar yang seharusnya digunakan untuk membantu orang-orang Malaysia. Namun malah digunakan oleh sejumlah kecil orang untuk mengobarkan keserakahan mereka,” kata pengacara di Amerika Serikat, Sandra R. Brown dilansir The New York Times.

Najib telah membantah melakukan kesalahan. Jaksa agung Najib, Mohamed Apandi Ali, mengeluarkan pernyataan pada hari Jumat bahwa penyelidikan oleh pemerintah Najib tidak menemukan bukti bahwa uang disalahgunakan.

Sekretaris pers Najib, Tengku Sariffuddin, mengatakan, tindakan AS bermotif politik. “Malaysia khawatir dengan penamaan yang tidak perlu dan tidak beralasan tentang hal-hal dan individu tertentu yang hanya relevan dengan manipulasi politik domestik dan interferensi,” katanya.

“Ini menunjukkan motivasi yang melampaui tujuan merebut aset,” tuduhnya.

Di bawah pimpinan Najib, Pemerintah Malaysia membuat program dana pada tahun 2008 seolah-olah untuk mempromosikan pembangunan ekonomi. Tapi pinjamannya sangat banyak, dan sebagian besar uang itu digunakan dalam skema investasi yang dipertanyakan.

Pemain utama dalam pembangunan tersebut adalah Jho Low, teman dari anak tiri Najib, Riza Aziz. Low menggunakan sebagian dana untuk gaya hidup yang mewah dan berteman dengan para selebritis. Termasuk mempekerjakan mereka untuk menghadiri pesta. (iml/JPC)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!