Bela Negara Lewat Ekstrakulikuler

PASAXGA, Paskibraka SMA Xaverius 3 Palembang.

“Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan ku guncangkan dunia. Kalian pasti tau kan! siapa pencetus dari kata-kata itu. Yups, siapa lagi kalau bukan Ir. Soekarno. Kutipan itu menjelaskan bahwa generasi muda lah yang dapat membuat perubahan untuk Indonesia, gak harus dengan angkat senjata, berperang hingga mati-matian namun, dengan hal sederhana pun kita juga bisa ikut serta loh! dalam upaya bela negara seperti teman-teman yang sudah tergabung dalam beberapa ekstrakulikuler, dengan kegiatan yang mereka lakukan banyak memberikan dampak positif bagaimana seharusnya generasi muda meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah gugur dimedan perang. Mau tau seperti apa? Lihat kuy! (may)
//PASAXGA (PASKIBRA SMA Xaverius 3 Palembang)
Organisasi yang sudah mencapai angkatan ke-28 ini memiliki banyak cerita disetiap angkatannya loh!. Angkatan yang paling berkesan yaitu angkatan ke-26 yang diketuai oleh Clara Milenia Trisabela. Angkatan yang terdiri atas 11 anggota ini, memiliki pengalaman yang seru dan juga unik. Organisasi ini mengajarkan kepada kita betapa pentingnya sejarah negara ini, bagaimana menyikapi dan menghormati jasa para pahlawan. Dengan hati yang tulus, mengibarkan bendera merah putih tanpa menghiraukan kondisi apapun. Kami juga belajar menjadi pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab. Suka dan duka pastinya ada disetiap organisasi, namun hal itu kami rasakan dengan senang hati untuk memahami arti pentingnya sebuah sejarah. Tapi, lebih banyakan suka nya kok daripada duka nya karena bela negara itu lebih seru. “Banyak orang menganggap bahwa PASKIBRA itu hanyalah segelintir anak muda yang berbaris mengiringi dan mengibarkan bendera merah putih dan menghabiskan waktu ditengah terik matahari bahkan hujan. Namun ketahuilah, itulah cara kami untuk membuktikan bahwa kami mencintai Indonesia dengan sederhana. Dan bukan juga aksi-aksian akan tetapi dengan kita menjadi anggota PASKIBRA didalam diri ini tertanam bagaimana cinta nya kita akan Tanah Air Indonesia, apalagi saat detik-detik upacara bendera haru biru perasaan rasanya. Setelah usai melaksanakan tugas perasaan ini bahagia dan bangga karena telah melaksanakan untuk negara”

//BANTARA SMAN 1 Tanjung Raja
BANTARA yang dipradanai oleh Muhammad Alkautsar juga memiliki keunikan tersendiri. Pramuka itu menunjukkan rasa cinta tanah air dan melakukan yang terbaik untuk NKRI ini ditambah lagi dengan kegiatan yang mendidik karakter anggota. Pengalaman kami yaitu pada perkemahan di UNSRI Inderalaya, disana kami berkemah selama seminggu. Kami belajar sekaligus bersaing bersama kontingen se- Sumatera. Dari sini, kami belajar tentang keanekaragaman budaya, ras dan agama, arti berbagi dan dari sini kami sadar bahwa pramuka telah mengajarkan kami tentang apa itu Indonesia dan tentunya rasa cinta tumbuh untuk Indonesia. Hargailah waktu dan memanfaatkan nya dengan hal yang positif dan berguna bagi diri sendiri, orang lain dan negara. Melalui BANTARA ini, kami tidak hanya mendapatkan ilmu tetapi juga mendapatkan pengalaman dan turut mejauhkan kita dari pergaulan bebas. “Jadilah mata air kehidupan”, itu kata-kata yang berkesan dari pembina kami. Kalimat itu singkat namun memiliki arti yang mendalam dan selaras dengan arti simbol gerakan pramuka. Tekad kita walau tidak seperti para pejuangan dulu yang mati dimedan pertempuran demi membela negara, setidaknya sebagai generasi penerus bangsa, kita berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada negara Indonesia dengan melakukan kegiatan positif khusus nya di kepramukaan dan juga menjauhi narkorba karena itu musuh terbesar bagi generasi penerus bangsa.

//PKS SMAN GAUL (Polisi Keamanan Sekolah SMA Negeri 3 Kayu Agung)
Organisasi PKS (Polisi keamanan sekolah) ini diketuai oleh Adhi Putra Nugraha dan memiliki anggota sebanyak 35 orang. Di organisasi ini, banyak kegiatan positif, kreatif dan menyenangkan. Kami dapat belajar mengenai lalu lintas, organisasi ini sangat menyenangkan dan bermanfaat sekali di luar jam sekolah. Kami berlatih mingguan tentang peraturan lalu lintas, disamping itu Kami pernah di ajak dari pihak Polres OKI untuk melakukan bakti sosial yakni memperingati hut polantas dan membagi kan sticker, brosur serta ikut membantu menggelar perlombaan. Dukanya terkadang kami harus tetap latihan walau saat libur sehingga harus merelakan waktu libur dan terkadang kumpul bareng keluarga. Tapi apa pun itu kita jalanin karena inilah merupakan wujud dari bela negara yang bisa kita lakukan saat ini, dan sangat berdampak positif bagi kita, karena kedisplinan tinggi yang kita terapkan untuk menghasilkan kepribadian yang selalu rela berkorban. Bagi yang belum berminat untuk bergabung dalam organisasi ini, kalian harus membiasakan diri karena organisasi ini sangat bermanfaat untuk kita dan tidak merugikan sedikitpun. “Satu contoh lebih baik dari seribu perintah dan satu ketauladanan lebih baik dari seribu kata kata’’, itu merupakan Moto kami.

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!