Belum Terapkan KIA

MURATARA – Kendati peraturan penerapan Kartu Identitas Anak (KIA) sudah diberlakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jendral (Dirjen) Kependudukan dan Catatan Sipil. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi hingga di tingkat daerah.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muratara Musthopa Yusup melalui Kabid Pendaftaran Penduduk Saidina Ali menuturkan, KIA awalnya difungsikan untuk mempermudah proses dan registrasi anak dalam data kependudukan negara.

Saat ini pemerintah tengah menggagas proses pencatatan kependudukan melalui satu pintu. Yakni dengan penerapan Kartu Tanda Penduduk elektronik ‎(KTP-el) yang memiliki multi fungsi. Nah, KIA ini fungsinya sama dengan KTP-el, yang nantinya terdaftar di data kependudukan.

Dia membenarkan, hingga saat ini Kabupaten Muratara belum melakukan penerapan peraturan yang mewajibkan anak dari 0-17 kurang satu hari, wajib membuat KIA.
Menurut Saidina Ali, penerapan KIA saat ini baru diberlakukan di beberapa daerah tertentu saja. “Khusus wilayah Sumatera, saya rasa belum ada yang menerapkan. Karena untuk menjalankan peraturan itu, mesti melalui penganggaran dulu,” ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih menunggu instruksi lanjutan, baik dari pemerintah pusat, maupun pemerintah provinsi untuk melakukan penerapan peraturan tersebut. “Kalau soal kesiapan, kita harus selalu siap. Karena itu peraturan pemerintah yang mesti dijalankan. Tapi kami masih menunggu informasi lanjutan,” ucapnya.

Baca Juga :  Sampah Menumpuk, Lalat Teror Warga

Di lain tempat, Eli, bidan di Desa Noman Baru, yang sempat dibincangi mengaku, belum mengetahui secara pasti mengenai program KIA tersebut. Biasanya mereka hanya membantu proses persalinan dan membuat surat keterangan kelahiran, “Nanti rujukan itu bisa digunakan untuk membuat akta kelahiran. Tapi kalau soal KIA kami masih kurang paham,” ujaranya. (cj13/vin/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!