Bendera PPP Berkibar di Deklarasi, Kubu Rohamurmuziy Berang

Bendera PPP berkibar saat deklarasi pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu. foto: achmad nugraha jaba ekspres

BANDUNG – Deklarasi pasangan balongub dan balonwagub Jabar Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Bandung, Rabu (10/1) diwarnai dengan berkibarnya bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sebab, DPP PPP pimpinan Romahurmuziy sebelumnya telah memberikan rekomendasi dukungan untuk pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Sedangkan pasangan Asyik (Ajat-Syaikhu) diusung tiga partai yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP Ahmad Baidowi menyatakan bahwa tindakan pihak-pihak yang mengatasnamakan diri kepengurusan PPP kubu Djan Faridz, sudah masuk ranah pidana.

Sebab DPP partai pimpinan Romi yang mengantongi SK Menteri Hukum dan HAM, mengusung paslon yang beken dengan inisial RK-Uu.

“PPP hanya mengusung RK-Uu. Sesuai UU 10/2016 dan PKPU bahwa dukungan parpol hanya untuk satu paslon. Jika digunakan untuk paslon lain bisa masuk ranah pidana,” kata Baidowi dikonfirmasi jpnn.com, Kamis (11/1).

Anggota Komisi II yang biasa disapa Awi ini pun menjawab serius ketika ditanya kemungkinan DPP PPP membawa persoalan ini ke ranah hukum.

Dia juga belum mendapat informasi soal tindakan serupa juga dilakukan kubu Djan cs di pilkada daerah lain.
“Nanti akan dikaji oleh tim hukum DPP. Di daerah lain kami belum dapat infonya,” pungkas Awi.

Baca Juga :  Di TPS 54, Ahok Bernomor Urut 151

Sebelumnya diketahui bahwa beberapa orang yang mengibarkan bendera PPP saat deklarasi Ajat-Syaikhu tersebut adalah para pengurus DPW PPP Jawa Barat kubu Djan Faridz yang menyatakan dukungannya kepada pasangan Asyik.

Ketua Desk Pilkada PPP Amin Suparmin mengatakan, deklarasi dukungan terhadap pasangan Asyik tersebut sebelumya sudah melalui konsultasi bersama Ketua DPW PPP Jawa Barat Tatang Farhanul Hakim kubu Djan.

”Saya mewakili beliau untuk hadir pada forum berdoa hari ini dan ijtihad kami semua itu, dan ternyata dukungan tersebut akhirnya berlabuh pada Pak Sudrajat,” kata Amin. (fat/jpnn)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!