Beruang Keliaran, Polisi Pasang Perangkap

Petugas Polsek RKT dan BKSDA menyambangi rumah warga yang diterkam beruang. foto: istimewa

PRABUMULIH – Adanya beberapa kali kejadian masyarakat diterkam beruang, membuat tim BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) bersama kepolisian setempat terjun langsung sisiri hutan dan perkebunan rakyat.

Hari ini (9/8), tim BKSDA melakukan penyisiran di areal perkebunan karet milik warga di kawasan Pal IX Desa Karangan, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) yang menjadi lokasi TKP kejadian diterkamnya seorang petani karet, Inaluwi (41) warga Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur yang terjadi April lalu.

Tim bersama polisi itupun juga melakukan pencarian terhadap beruang yang pernah menyerang salah seorang warga lainnya, Suraimah (53) warga Km 8 Desa Talang Balai, Kecamatan Belida Darat yang terjadi pada Juli lalu di lokasi PAL XII Desa Talang Balai, Kecamatan Belida Darat, Muara Enim.

Alhasil dari dua lokasi di wilayah itu diketahui masih banyak terdapat areal hutan dan perkebunan milik warga dan perusahaan. Di kecamatan itu tempat habitatnya hewan buas termasuk beruang.

Inaluwi, warga sekitar sekalipun pernah menjadi korban terkaman beruang mengaku sepengetahuan dirinya dan warga sekitar ada sekitar empat ekor beruang yang meresahkan. “Tiga ekor ukuran dewasa dan satu ekor seperti masih kecil,” imbuhnya.

Kapolsek RKT, Iptu Vedria Sukri mengatakan tim BKSDA Lahat tersebut akan melakukan upaya penangkapan terhadap beruang dengan cara memasang perangkap di dua lokasi tersebut.

Baca Juga :  Duel Seru... Petenis Meja Sumut Tumbang

“Tim BKSDA sengaja didatangkan untuk menindaklanjuti keresahan warga terhadap serangan beruang yang pernah terjadi di RKT ini,” sebutnya. (chy)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!