Beto : Penasaran Bikin Gol

ALL OUT : Alberto Goncalves striker Sriwijaya FC (kanan) duel dengan gelandang Persib Bandung, Michiel Essien di Stadion GBLA, Bandung, (16/1). FOTO : ALI/JPG

BANDUNG – Pertandingan Sriwijaya FC melawan PSM Makassar partai kedua penyisihan Grup A Piala Presiden 2018, Minggu nanti (21/1), sangat krusial. Tim berjuluk Juku Eja itu harus dikalahkan jika Sriwijaya FC ingin mencium aroma babak delapan besar.

Sebab, kekalahan 0-1 dari Persib Bandung di laga pembuka, Selasa lalu (16/1), membuat posisi Sriwijaya FC di klasemen Grup A tenggelam sebagai juru kunci grup. Jika tidak bisa mengumpulkan modal kuasai klasemen, setidaknya Yu Hyun Koo dkk harus rakus dalam mencetak gol dan sapu bersih dua pertandingan sisa.

Lawan PSM dan PSMS Medan (26/1), hanya itu yang menjadi syarat utama Sriwijaya FC agar bisa jejakkan kaki di delapan besar. Mengingat, turnamen ini hanya akomodasi pemimpin klasemen di 5 grup dan 3 runner up terbaik.

Sementara ini, PSMS Medan kuasai Grup A dengan tiga poin setelah kalahkan PSM 2-1. Di posisi runner up, ada Persib Bandung dengan modal tiga angka juga. Sementara PSM di peringkat ketiga dengan nol poin, sama seperti Sriwijaya FC yang ada di dasar klasemen. Striker Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, menyadari situasi ini.

Karena itu, dia siap membantu Sriwijaya FC keluar dari situasi sulit. “Kalau pelatih pilih saya main saat lawan PSM, saya berusaha mencetak gol. Kemenangan di pertandingan lawan PSM sangat penting. Kemenangan akan membuka peluang lolos delapan besar,” ungkap bomber yang karib disapa Beto ini melalui WhatsApp, Kamis (18/1).

Baca Juga :  Banyak Menyerang, SFC Kecolongan

Bomber berpaspor Brasil ini menegaskan, jika sukses atasi PSM, akan menambah semangat saat menghadapi PSMS di partai pamungkas penyisihan Grup A, 26 Januari nanti. Apalagi, semangatnya kini sedang membuncah tampil di Piala Presiden 2018. Situasi itu yang membuatnya selalu berlari selama 90 menit saat Sriwijaya FC melawan Persib Bandung di laga pembuka, Selasa lalu. Padahal, saat ini kondisinya belum mencapai 100 persen.

“Semangat itu yang membuat saya bisa bermain 90 menit saat melawan Persib. Jika saya main lawan PSM, akan berjuang berikan kemenangan untuk Sriwijaya FC dengan bantuan teman-teman,” tegas striker yang dalam proses naturalisasi ini.

Sementara itu, asisten pelatih Sriwijaya FC, Francis Wewengkang menjelaskan, tim pelatih belum menentukan komposisi pemain untuk pertandingan krusial melawan PSM. Semua pemain masih dipertimbangkan untuk masuk sebagai starter. Uji coba melawan tim lokal bagi pemain yang tidak mendapatkan menit main saat melawan Persib Bandung, Rabu kemarin, sangat membantu tim pelatih menentukan komposisi terbaik.

“Kami sebenarnya lebih memprioritaskan recovery bagi setiap pemain. Kami gak ingin pemain kelelahan. Karena itu, kami hanya mencoba pemain yang gak main saat lawan Persib dalam uji coba melawan tim lokal Bandung, Rabu lalu. Selebihnya, pemain melakukan recovery di kolam renang dan sedikit stretching. Besok (hari ini, red) baru kami bawa pemain latihan di lapangan,” terang Enal, sapaan karib Francis Wewengkang. (kmd/ion/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!