Bina PTS Bermasalah

PALEMBANG – Penertiban dan pembinaan bagi perguruan tinggi swasta (PTS) terus dilakukan Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah II. ‘’Kita lakukan pembinaan bagi PTS yang dianggap perlu melakukan pengembangan,’’ ujar Ketua Koordinator Kopertis Wilayah II, Prof Dr H Slamet Widodo MS MM.

Di 2017, ada 40 kegiatan dilakukan untuk mendorong PTS terus melakukan pengembangan.
‘’Program kerja yang dijalankan Kopertis sekarang, membawa apresiasi ke tingkat nasional terbaik tiga. Capaian ini tentu memberikan hal positif,” urainya

Menurutnya, salah satu tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kualitas PTS agar tak ketinggalan dengan perguruan tinggi negeri bahkan asing. Pasalnya, saat ini perguruan tinggi asing (PTA) sudah merambah ke Indonesia. ‘’Awalnya, ada 561 PTS berstatus C. Namun dengan adanya re-akreditasi, banyak meningkat ke B, dan akreditasi B menjadi A. Untuk akreditasi A, meningkat sekitar 5 persen dari sebelumnya,” terangnya

Sesuai aturan enam bulan sebelum masa akreditasi habis, PTS harus sudah mengajukan ulang perpanjangan dan penilaian akreditasinya. Dari 7000-an dosen yang tersebar di 4 wilayah, semuanya sudah bergelar magister (S2). Sedangkan 60 persen atau sekitar 4.200-an dosen, bergelar doktor (S3) dan profesor 19 orang. “Tidak ada dosen bergelar sarjana,” tegasnya

Baca Juga :  Jalur Cepat, Ambil UKT Tertinggi

Lanjutnya, bagi PTS yang masih tidak mengindahkan aturan yang ada, pihaknya akan segera mengeluarkan peringatan secara tertulis ataupun lisan, terutama yang bermasalah secara internal. “Minta segera diselesaikan. Jika tidak, Kopertis akan melayangkan surat ke Kemenristek agar diketuk. Sebab, ini akan merugikan masyarakat nantinya,” tandasnya. (nni/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!