Bongkar Muat Naik 50 Persen

MENINGKAT: Aktivitas demaga Kertapati terlihat mulai meningkat seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Foto: Budiman/Sumatera Ekspres

PALEMBANG-Meski tiang penyangga Jembatan Ogan ditabrak tongkang batu bara, tidak berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat sekitarnya. Bahkan, kegiatan bongkar muat barang yang berada di Dermaga Pasar Kertapati terus menggeliat. Memang kemarin (Rabu, 6/6) sore kondisi di atas Jembatan Ogan dan di bawah jembatan sempat macet. Apalagi ada retakan pada dinding Jembatan Ogan. “Kalau hari ini (kemarin, red) sudah normal lagi, bahkan bongkar muat sudah berjalan seperti semula,” kata Feri (47), serang speedboat yang ditemui di Dermaga Pasar Kertapati, Kamis (7/6) siang.
Bahkan, dikatakan serang yang sudah beroperasi sejak 15 tahun terakhir, setiap hari aktivitas bongkar muat barang dari dan menuju Pasar Kertapati ini selalu ramai. Khususnya pada akhir pekan dan pagi hari. Apalagi sekarang Lebaran tinggal 8 hari lagi, tentunya banyak masyarakat terutama dari kawasan Jalur dan daerah pesisir yang melakukan transaksi perdagangan mengalami peningkatan cukup signifikan hingga 50 persen.
“Saya saja, dari jam 07.00-12.00 WIB sudah bolak balik ke kawasan Mariana. Biasanya kalau hari normal, cuma satu kali saja. Jadi, tidak terlalu pengaruh pascapenabrakan dinding tiang Jembatan Ogan. Karena memang, ini faktor Lebaran jadi lebih ramai,” ulasnya.
Meski demikian, untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, pihaknya juga diperingatkan oleh petugas Polair yang melakukan pengamanan dan patroli di sekitar Jembatan Ogan untuk tidak mendekati tiang yang terkena tabrakan sehari sebelumnya. “Intinya, kita harus bisa ikuti aturan dan peringatan dari petugas yang ada. Alhamdulillah, semua aman-aman saja,” terangnya.
Syarifah (51), salah satu penumpang mengungkapkan, awalnya sempat khawatir dengan kondisi Jembatan Ogan ini. Terlebih lagi, dermaga ini berada persis di bawahnya. Sehingga mau tidak mau, dirinya harus lebih hati-hati selama berada di atas speedboat. “Karena memang harus belanja untuk isi toko, mau tidak mau harus ke pasar juga. Alhamdulillah, sampai saya mau pulang semua aman-aman saja,” pungkasnya. (afi/lia/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!