Bonus Berlipat demi Sepuluh Besar

Para pemain SFC latihan ringan di lapangan Samudera Bali, kemarin sore (27/10). Foto: Kris/Sumatera Ekspres

DENPASAR – Manajer Sriwijaya FC, Ucok Hidayat, tidak akan perhitungan mengeluarkan bonus untuk pemain. Dia ikhlas mengeluarkan dana agar pemain kembali semangat berjuang demi panji Sriwijaya FC. Bahkan, dia janji akan melipatgandakan bonus yang diterima pemain jika mampu mewujudkan target anyar manajemen.
“Kami ingin Sriwijaya FC bisa menembus 10 besar. Kami, dari manajemen akan menyiapkan bonus yang tidak seperti biasa. Berlipat-lipat ganda asalkan target tercapai,” ungkap manajer Ucok.
Ucok merasa harus merogoh kocek lebih dalam karena pemain sudah mulai memperlihatkan penurunan dalam permainan.  Mereka tampak kurang semangat setelah badai zona degradasi menjauh dari Sriwijaya FC. Ini sebagaimana yang terlihat dalam pertandingan lawan PS TNI.
Bagi Sriwijaya FC, modal 38 poin dari 31 pertandingan saat ini sudah tidak mungkin dijangkau zona degradasi. Tinggal Semen Padang, Perseru Serui, dan Persiba Balikpapan yang kini saling cakar untuk hindari zona degradasi.
Ucok menilai, masih ada celah yang bia dimanfaatkan untuk mengejar target 10 besar. Mengingat, Sriwijaya FC masih sisakan tiga pertandingan. Melawan tuan rumah Bali United, menjamu Persegres Gresik United, dan melawan Persipura Jayapura. Jika mampu sapu bersih poin di 3 pertandingan itu, maksimal Sriwijaya FC bisa mengunci 47 di akhir musim.
Saat ini, penghuni peringkat 10 kantongi modal 43, yaitu Mitra Kukar. Sementara satu peringkat di atasnya, punya tabungan 46 poin, yaitu Arema FC dan Borneo FC. “Kami juga merasa Sriwijaya FC tidak pantas di posisi sekarang. Kami ingin Sriwijaya FC harus bisa masuk 10 besar,” tegas Ketum pendukung Sriwijaya FC berbendera Ultras, Agung.
Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan menilai, target masuk 10 besar bisa saja dicapai dengan catatan pemain mau kerja keras memenangkan sisa 3 pertandingan. Misi ini diakuinya tidak gampang. Mengingat, pesaing di posisi itu juga menyisakan jumlah pertandingan yang sama, yaitu tiga.
“Perubahan target itu biasa di sepak bola. Di awal musim, target juara, begitu target sulit dicapai, ya harus direvisi yang realistis. Seperti sekarang, target gak degradasi, itu ya bukan target. Setelah lepas dari degradasi, saya ingin kita bisa masuk posisi 10 besar setelah juara dan menembus papan atas tidak mungkin. Sekalipun untuk mewujudkan target 10 besar juga butuh usaha keras dan keajaiban karena pesaingnya saja sudah memiliki poin 40 ke atas dengan sisa pertandingan sama,” jelasnya. (kmd/ion/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!