Bos Tahu Divonis 8 Bulan

Ilustrasi

PALEMBANG- Terbukti menjual tahu yang sebelumnya sudah dicampur formalin, Maryati (45) warga Jl Putri Rambut Selako Rt 16 Rw 07 kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I hanya bisa pasrah menghabiskan sebagian hidupnya di penjara.

Pasalnya, dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai oleh Saiman SH memvonis terdakwa ini dengan pidana penjara selama 8 bulan. Sedangkan vonis tersebut jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Rini Purnamawati SH dengan pidana penjara selama setahun.

“ Dari semua keterangan para saksi dan barang bukti yang dihadirkan di persidangan, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 136 huruf (b) UU o 18 tahun 2012 tentang pangan,” kata Saiman SH saat membacakan amar putusan terhadap terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Rabu (3/1) siang.

Unsur yang meringankan, terdakwa mengakui semua perbuatannya dan menyesali serta tidak akan mengulanginya lagi. Selain itu, terdakwa juga bersikap sopan dan belum pernah dihukum. (afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (4/1). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!