Brigadir K Melakukan Diskresi Berlebihan

Terduga Brigadir K dibawa petugas Polres Lubuklinggau keluar dari ruang Satreskrim menuju lokasi kejadian untuk olah TKP. Foto: Ansyori/Sumeks

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto memastikan bakal serius menangani kasus penembakan oknum polisi dalam razia di Lubuklinggau. “Brigadir K sebagai pelaku tunggal. Kita akan proses sesuai aturan kepolisian,” lanjut suami Winny Charita itu. Mantan Kakorlantas ini menerangkan, sebenarnya tidak ada yang salah selama razia berlangsung. Hanya saja Brigadir K melakukan diskresi berlebihan.

Dari olah TKP dan pra-rekonstruksi di Lubuklinggau, ada kesalahan Brigadir K dalam pengambilan keputusan atau diskresi yang langsung menggunakan senjata api. Diketahui, diskresi kepolisian pada dasarnya kewenangan Kepolisian yang bersumber pada asas Kewajiban umum Kepolisian (plichtmatigheids beginsel).

“Yaitu suatu asas memberikan kewenangan kepada pejabat kepolisian bertindak atau tidak bertindak menurut penilaiannya sendiri. Dalam rangka kewajiban umumnya menjaga, memelihara ketertiban, dan menjamin keamanan umum,” tuturnya. Tapi yang dilakukan Brigadir K itu salah. Makanya pihaknya juga akan melakukan tes kesehatan psikologi bagi Brigadir K apakah ada gangguan psikologis atau tidak.(vis/wek/wly/cj13/fad/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!