Bule Belajar Ngasah Batu Bersama Wako

Mahasiswa perempuan asal Hongkong yakni Chloe mengatakan dirinya senang selama berada di Lubuklinggau. Termasuk dengan gaya khas Walikota Lubuklinggau yang tetap meluangkan waktu menemani para mahasiswa ditengah kesibukannya selaku kepala daerah. “Orangnya (Walikota) humble, penuh humor . Jadi kita diajak langsung dengan dia kesana (tempat wisata). Juga sama-sama main rafting di air,” jelasnya sembari mengucapkan terima kasih banyak dengan menggunakan bahasa Indonesia kepada Walikota.

Lebih lanjut, dirinya juga terkesan dengan batu akik yang diberikan Walikota sebagai cenderamata kepada para mahasiswa. Apalagi cenderamata batu akik itu dibuat sendiri oleh Walikota. “Terima kasih. Batu akiknya berwarna, saya dan teman-teman diajak melihat sekaligus diajari membuatnya,” celetuknya.

Chloe dan Carmen mengaku, keduanya kalau memiliki kesempatan ingin kembali menyambangi Lubuklinggau. “Kalau ada kesempatan, pasti mau lagi ke Lubuklinggau. Tapi masalah dana dan jauh dari rumah orang tua. Tapi kalau ada kesempatan, kenapa tidak,” beber Carmen yang diaminin Chloe.

Seperti diberitakan, mahasiswa bule asal 14 negara tersebut mengikuti kegiatan Sriwijaya, Project tahunan yang dilakukan oleh AIESEC Unsri. Fokus kegiatan itu yakni sektor pariwisata sebagai bidang yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah.(wek)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!