BUMDes Kelola Burung Puyuh

Usaha peternakan burung puyuh yang dikelola BUMDes Jaya Bersama di Desa Sukajaya, Kecamatan Plakat Tinggi, Muba, cukup menjanjikan. Dalam sebulan, mampu meraih jutaan rupiah. Foto: Yudhi/Sumeks

PLAKAT TINGGI – Berbagai usaha terus dilakoni warga Muba. Kali ini mengembangkan peternakan burung puyuh di Desa Sukajaya, Kecamatan Plakat Tinggi. Usaha ini ditekuni Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Bersama.

Keuntungan bisnis yang dikelola BUMDes ini cukup menjanjikan. Bayangkan saja, dari 200 ekor burung puyuh mampu memproduksi 20 kg telur puyuh per kgnya.

Disini ada 300 ekor burung puyuh. 200 ekor sudah menghasilakn telur sementara 100 ekor lainnya masih dalam tahap pertumbuhan. Untuk telur puyuh dijual dengan harga Rp40 ribu per kg. ‘’Kita juga ke warung desa,’’ ujar Iwan Saputra, direktur BUMDes Jaya Bersama, kemarin (12/3).

Tak hanya menjual telur puyuh, dagingnya ikut dijual. Dari bisnis ini, pihaknya mampu meraup omzet penjualan telur puyuh Rp 800 ribu per bulan. ‘’Untuk daging Rp800 ribu hingga Rp1 juta per bulan,’’ katanya.

Saat ini, pihaknya baru membangun delapan sangkar yang terbuat dari kayu. Lalu burung puyuh diberikan asupan makanan pur ayam. Saat masuk masa telur diberi ransum ditambah konstrat plus tepung jagung,’’ ujarnya.

Hanya butuh waktu 4 hingga 5 bulan, sudah bisa berproduksi baik telur maupun daging. ‘’Peternakan burung puyuh ini dibangun dengan modal 30 juta,’’ katanya.

Baca Juga :  Muba-UNDP Bentuk Pundi Dana Abadi

Kabid Pembangunan dan Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muba, M Imron Ssos MSi berharap, usaha yang dikembangkan BUMdes mampu mengerakkan perekonomian di tingkat pedesaan. ‘’Inilah tujuan penyaluran penyertaan modal dana desa (DD),” pungkasnya. (yud)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!