Bunga Kompetitif, Pinjaman Hingga Rp 10 Juta

Sosialisasi program ultra mikro (UMi) di Hotel Horison Ultima, Kamis (9/11). Foto: Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Hingga saat ini, dari total 62 juta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang ada di seluruh Indonesia, baru sekitar 17 juta lebih saja yang terlayani dengan baik oleh perbankan untuk bantuan permodalan. Akibatnya 44 juta lebih unit usaha ultra mikro yang sejauh ini masih membutuhkan support pemerintah dalam hal modal.

“ Kalau perbankan biasanya menerapkan persyaratan dan adanya jaminan berupa aset tetap dari pelaku UMKM melalui pendanaan kredit usaha rakyat (KUR), tapi sayangnya belum menyentuh keseluruham terutama usaha ultra mikro,” beber Direktur Keuangan dan Pendanaan Umum Pusat Investasi Pemerintah, Sochief Winarno ditemui di sela-sela sosialisasi program ultra mikro (UMi) di Hotel Horison Ultima, Kamis (9/11).

Karena itu, melalui program pembiayaan UMi tersebut, pelaku usaha UMi bisa mendapatkan pembiayaan hingga Rp 10 juta/ usaha dengan persyaratan yang lebih ringan dan fleksibel. Hanya saja, untuk implementasi di lapangan dilakukan oleh lembaga keuangan non perbankan. Seperti Pegadaian, Bahana Artha Ventura dan PMN.

“ Bunga yang kita tetapkan sebesar 2-4 persen, tapi untuk praktek di lapangan diserahkan ke pihak ketiga. Namun demikian, tetap lebih ringan dari pembiayaan konvensional atau perbankan. Dilakukan secara berkelompok dengan pertanggungjawaban sistem tanggung renteng,” bebernya. (afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (10/11). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!