Bupati Ini Siapkan Hadiah Rp500 Juta, untuk Desa yang Warganya Semua Negatif Narkoba

Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM

Polisi Buru Bandar Narkoba yang Lolos

PALI – Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Ir H Heri Amalindo MM menggelar sayembara ke seluruh kepala desa (kades) di wilayahnya. Sayembara itu disampaikan pascadilakukan penggerebekan Aa (28), bandar narkoba di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, PALI.

Menurut Bupati PALI, hadiah sayembara itu berupa uang senilai Rp500 juta berasal dari kantong pribadinya. Langkah tersebut diambil bila kades bisa membuktikan warga desanya bebas dari penyalahgunaan narkoba jenis apa pun.

“Saya sangat sedih. Karena sampai sekarang saya sudah menyiapkan uang Rp500 juta untuk desa yang warganya semua negatif narkoba. Tapi para kades sepertinya tidak sanggup menerima tantangan itu dan tidak bisa mengondisikan daerahnya bebas dari bahaya narkoba,” tuturnya, kemarin.

Diakui Ketua HKTI Provinsi Sumsel itu, kades merupakan ujung tombak pemerintahan. Namun dalam sayembara yang diinstruksikan langsung oleh kepala daerah tidak dilaksanakan. “Saya juga minta aparat kepolisian semakin gencar memberantas narkoba di wilayah PALI dan segera menangkap bandar besarnya. Sehingga rantai peredaran narkoba bisa terputus. Namun, peran masyarakat ‎diharapkan mampu memberikan informasi kepada kepolisian bila mengetahui adanya bandar besar narkoba,” pintanya.

Kapolsek Penukal Abab Iptu Acep YS menambahkan, seluruh jajaran termasuk pihaknya telah mendapat atensi dari Kapolres Muara Enim untuk memburu bandar narkoba tersebut sampai dapat. Untuk itu pihaknya sekarang terus berupaya melakukan pengejaran terhadap pemilik sabu 1,125 kg dan uang Rp359 jutaan tersebut. “Untuk perkembangannya bisa langsung ke polres. Kalau kami tidak bisa memberikan keterangan secara detail. Namun, kita diatensikan untuk kejar pelaku itu hingga dapat,” jelasnya.
Sedangkan Kasat Narkoba Polresta Muara Enim AKP Ahmad Darmawan mengaku terus mengejar pelaku dan mencari informasi lebih lanjut. “Dalam dua hari ini kita akan tembuskan ke Polda dan Mabes Polri. Kalau memang ada pasti akan kami tangkap,” tegasnya. (ebi/way/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!