Bupati-Wabup Ambil Formulir di PKB

Bupati Iskandar (dua dari kanan) mengambil formulir penjaringan balonbup di DPC PKB OKI. foto: agustriawan sumeks.co.id

KAYUAGUNG – Berbeda dengan partai lainnya, bahwa calon yang diusung baik bupati maupun wabup ditentukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), lain halnya dengan PKB.

Ketua DPC OKI Ir H Turmudi mengatakan bahwa berkas formulir pendaftaran yang telah diserahkan oleh si pengambil dan telah diterima nantinya akan dirapatkan dahulu. Kemudian bilamana ada kandidat dirasa cocok serta sesuai keputusan bersama, maka satu nama akan dikirim ke pusat.

“Pengambilan keputusan diambil secara musyawarah oleh segenap pengurus DPC. Dan juga tentunya setelah memperhatikan saran pendapat kiai-kiai di lingkungan NU, dan terakhir dikuatkan dengan SK dari DPP,” kata Tumudi.

Namun begitu, calon yang diusung apakah bupati atau wakil bupati harus berkomitmen untuk membesarkan partai PKB dan menjalankan program serta visi misi partai.

“Walaupun kita berkoalisi dengan partai lain. Namun kita tak ingin dibilang hanya dipinjam. Kami ingin bahwa kontrak politik dengan partai kami harus jelas dan diikuti,” tegasnya.

Mengenai koalisi, diungkapkannya mawih akan dilakukan rapat dahulu. Namun sebelumnya PKB juga berkoalisi dengan PAN sejak 2008 lalu. “Apakah berlanjut atau tidak kita belum bisa pastikan. Namun hubungan dan komunikasi politik hingga saat ini tetap terjalin baik,” bebernya.

Di bagian lain, sejak dibuka penjaringan, Senin (17/7), Bupati OKI H Iskandar SE dan Wabup OKI M Rifai mengambil formulir penjaringan bakal calon bupati OKI. “Pengambilan formulir pendaftaran kita buka mulai tanggal 17 hingga 22 Juli 2017, dan pengembalian berkas formulir pada 24 sampai 27 Juli 2017. Artinya rentang waktu pengambilan hanya satu minggu dan pengembalian berkas kita beri waktu empat hari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ini Bahaya Power Steering Pecah

Iskandar mengungkapkan bahwa hubungan PAN dan PKB terjalin dengan baik sejak 2008. Dirinya optimis tetap didukung PKB. “Tawaran kita siap memajukan OKI selain fisik juga moral dan agama yang sesuai dengan visi misi PKB yang diisi oleh alim ulama,” tegas Ketua DPW PAN Sumsel ini.

Sementara Wabup M Rifai juga berharap agar diisung oleh PKB sebagai bakal calon bupati OKI. Berbeda dengan biasanya pasangan M Rifai tak datang bersama pasangannya Salmin Aldy dan hanya diwakilkan untuk mengambil formulir bakal calon wakil bupati.

“Saya sengaja menyempatkan diri untuk datang ke PKB dan berharap saya dan Pak Salmin dalam Pilkada 2018 mendatang,” ungkapnya.(gti)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!