Cargill Komitmen Perkuat Sinergitas

Pose bersama Pangdam Mayjen TNI AM Putranto bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnaini Adinegara bersama petinggi Hindoli dan Plt Bupati Muba Beni Hernedi. foto: tomi kurniawan sumeks.co.id

MEMASUKI musim kemarau, kesiapsiagaan semua elemen untuk mengantisipasi serta mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin ditingkatkan. Terkait itu, Senin (14/5) digelar apel gabungan kesiapsiagaan karhutla di lapangan perumahan PT Hindoli di Kelurahan/Kecamatan Sungai Lilin, Muba.

Apel sendiri dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara serta Pangdam/II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto. Hadir pula Plt Bupati Muba Beni Hernedi, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Dandim Muba Letkol CZI Mulyadi, Ketua DPRD Abusari Burhan, Presiden Direktur PT Hindoli Ong Kee Chau, para kepala dinas, serta perwakilan perusahaan, manggala agni, KPHP, serta perwakilan KMPA, KTPA dan elemen masyarakat.

Selain apel juga dilakukan penandatanganan komitmen sinergitas pencegahan karhutla yang dilakukan perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Muba. “Apel ini menunjukkan siapa kita, pada Juli sudah datang kontingen dari sejumlah negara untuk persiapan Asian Games. Apabila ada asap saat pelaksanaan Asian Games, maka mereka (kontingen) akan pulang. Jadi semua harus berbuat sekiat-kuatnya,” ujar Zulkarnain Adinegara.

Simulasi pemadaman karhutla oleh pegawai Hindoli Cargill. foto: tomi kurniawan sumeks.co.id

Agar karhutla tidak terjadi, sambung dia, seluruh pihak harus bekerja dengan sinergitas yang tinggi dalam penanggulangan dan pencegahan Karhutla di Provinsi Sumsel. Bukan hanya itu, kebiasaan masyarakat membakar lahan harus dihilangkan.

Sementara itu Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto, mengatakan, karhutla merupakan isu nasional dan harus menjadi perhatian serius oleh seluruh pihak. Dikarenakan Karhutla menyebabkan timbulnya berbagai kerugian, mulai dari kesehatan, hingga materi.

Baca Juga :  Top... Tiga Spesialis Pencurian Mobil ini Dibekuk

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Terpenting adalah mindset dari para petani harus diubah. Kewajiban memberikan sosialisasi terus dilakukan, kita perlu bantuan masyarakat untuk menghindari pembakaran, jika tetap dilakukan ada proses hukumnya,” tandas dia.

Sementara, Cargill melalui unit usahanya PT Hindoli sangat mendukung usaha pemerintah daerah sumatra selatan untuk mencegah dan mengatasi kebakaran lahan di area perkebunan. “Deklarasi hari ini menekankan komitmen kami sebagai perusahaan kelapa sawit untuk terus beroperasi dan menetapkan kebijakan tidak melakukan pembakaran lahan dan menjadi yang terdepan dalam memerangi asap diwilayah kami,” ujar Presiden Direktur PT Hindolo Ong Kee Chau.

Pihaknya memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat sekitar kebun untuk membina dan menongkatkan kesadaran akan praktik berkebun yang bertanggung jawab. “Kami juga melakukan program pencegahan kebakaran secara reguler dan memastikan ketersediaan peralatan pemadam kebakaran dan petugas yang siaga di setiap lokasi perusahaan kami,” pungkasnya. (kur/adv)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!