Cari Formasi Terbaik

Hamka Hamza. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Sriwijaya FC telah melupakan hasil kurang baik dalam laga Piala Presiden 2018. Tim berjulukan Laskar Wong Kito telah tiba di Balikpapan, kemarin (22/2). Anak-anak asuhan Rahmad Darmawan (RD) sudah siap berlaga kembali dan meraih hasil terbaik dalam ajang piala Gubernur Kaltim.
Pertandingan perdana ini melawan Persiba Balikpapan, Sabtu (24/2) nanti. Coach RD, begitu panggilan akrabnya, sedang merancang formasi terbaiknya. Mencocokkan satu pemain dengan pemain lain. “Prinsipnya, kami punya arahan seperti apa nanti main (formasi) yang akan difokuskan,” katanya.
Tak terlalu berbeda dengan Piala Presiden. Rahmad cenderung menggunakan formasi 4-2-3-1, yang dikombinasikan dengan 4-3-3 dan 4-1-4-1 dalam bertahan.
Tinggal, siapa yang akan diplot di lini depan, terutama pemain yang bisa menjadi eksekutor. Piala Gubernur Kaltim diharapkan menjadi sarana bagi para pemain depan untuk berproses satu sama lain. “Mencocokkan kebutuhan dan keinginan di atas lapangan untuk
bisa mencetak gol demi kemenangan Sriwijaya FC,” imbuh mantan pelatih T-Team Malaysia itu.
Diharapkan, dengan mengikuti Piala Gubernur Kaltim, kualitas pemain akan menjadi seimbang. RD, sapaan Rahmad Darmawan, belum memberikan garansi siapa yang akan diturunkan.
Menurutnya, seluruh pemain memiliki peluang. Tinggal siapa yang memiliki kualitas, kemampuan, dan motivasi untuk memenangkan pertandingan.
“Piala Gubernur ini, selain memberikan kesempatan main, juga untuk melihat sejauh mana motivasi mereka,” tukas Rahmad.
Sementara, pelatih Persiba Balikpapan, Wanderley da Silva Junior, menegaskan, anak asuhnya tidak akan ciut nyali ketemu Sriwijaya FC. Sekalipun tim berjuluk Laskar Wong Kito memiliki kekuatan lebih besar dan lebih baik dari Persiba.
Sebaliknya, melawan tim sebesar Sriwijaya FC bakal menjadi motivasi tersendiri bagi tim berjuluk Beruang Madu pada laga perdana Piala Gubernur Kaltim II, pada 24 Februari nanti.
“Mereka (Sriwijaya FC) bermain di Liga 1, sementara kami berada di Liga 2. Tapi, justru itu membuat kami termotivasi bisa melawan mereka. Pemain kami tidak akan beban. Kami akan main lepas saja,” ungkap Coach Wanderley.
Arsitek berpaspor Brasil ini mengatakan, melawan Sriwijaya FC, anak asuhnya tidak boleh ada yang grogi. Sebab, besar kecilnya tim tidak bisa dilihat dari line up.
Baginya, semua ditentukan perjuangan di atas lapangan. “Motivasi dan konsentrasi akan lebih banyak menentukan jalannya pertandingan,” ungkapnya.
Dirinya selalu menekankan kepada pemain agar terus berusaha memenangkan pertandingan. Meski akan bermain tanpa pemain asing, Persiba tetap incar kemenangan lawan siapa pun, termasuk Sriwijaya FC. “Karena kami ingin hibur suporter,” tukasnya.
Namun demikian, mantan pelatih Persipura Jayapura ini mengakui bahwa Sriwijaya FC pasti akan serius dan ingin meraih juara di ajang Piala Gubernur Kaltim II. Mereka berpeluang membayar kegagalan juara di Piala Presiden 2018.
Apalagi, ajang seperti itu juga menjadi momentum siapkan diri menatap kompetisi Liga I dan berharap bisa memperbaiki peringkat di klasemen.
Wanderley da Silva Junior menambahkan, saat ini, pola permainan Sriwijaya FC sudah jelas. Laskar Wong Kito punya transisi bagus. Dari menyerang ke bertahan dan bertahan ke menyerang. Materi pemainnya juga berkualitas.
Di depan, ada Alberto Goncalves, Manuchehr Jalilov, Makan Konate, Esteban Vizcarra juga Adam Alis. “Di belakang juga bagus, ada Bio Paulin, Hamka Hamzah, dan Mahamadou N’Diaye. Lebih lengkap lah,” pungkas Wanderley. (aja/kmd/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!