Cegah Kampanye Berkedok Safari

PAGARALAM – Safari Ramadhan di masjid, rawan disalahgunakan. Berkedok safari, calon dimungkinkan untuk menggelar kampanye. Panitia Pengawas Pemilihan mesti bekerja ekstra keras.

Anggota Panwas Kota Pagaralam, Mirian SE tak menampik bila safari Ramadhan bisa menyeleweng dari tujuan. Semula bertujuan untuk ibadah, malah digunakan untuk kampanye.

“Sebenarnya safari Ramadhan ini masuk wilayah abu-abu,” ucap Mirian, usai sosialisasi pengawasan dan tahapan kampanye di Hotel Favour, beberapa hari lalu.

Namun Mirian lebih memilih berpikir positif. Ia meyakini, para calon di Pilkada sudah tahu betul adanya sanksi bila mengadakan kampanye di dalam masjid.

“Coba Anda baca pengertian kampanye. Itu kan penyampaian visi dan misi serta ajakan. Kalau calon datang untuk sholat, ya bukan kampanye namanya,” ucapnya.

Ketua Panwas Kota Pagaralam, Ihwan Nopri SE juga mengatakan hal senada. Safari Ramadhan memang rawan digunakan. Namun karena sudah diperbolehkan KPU, Panwas hanya bisa mengawasi supaya kegiatan tersebut tak melenceng.

“Ibadah silahkan, kampanye jangan,” Ihwan menanggapi. (ald)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Jumat (18/5).

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!