China Gusur Gereja Megah karena Dituding Membangkang

Gereja di Shanxi dihancurkan. Foto: RFA

Pemerintah China berkeras menghancurkan tempat ibadah umat Nasrani bernama Gereja Menorah Emas di Kota Linfen, Provinsi Shanxi, pada Selasa lalu. Mereka berdalih gereja itu tidak berizin, tetapi menurut para jemaah alasan itu mengada-ada dan menjadi bukti pemerintah mengekang kebebasan beragama.

Dilansir dari laman Associated Press, Kamis (11/1), polisi dan anggota lembaga paramiliter, Polisi Rakyat, mengerahkan ratusan orang buat menjaga proses penggusuran. Mereka membawa ekskavator dan dinamit buat menghancurkan gereja itu. Sejumlah jemaat mengaku cuma bisa melihat gereja mereka hancur dari kejauhan. Lainnya malah mengaku menjadi tahanan rumah karena dianggap vokal memperjuangkan kebebasan beragama.

Pada 2009 silam, aparat juga pernah menyerbu Gereja Menorah Emas. Mereka merusak ruang ibadah dan menyita Alkitab. Bahkan, 400 pekerja proyek gereja tengah beristirahat pernah dianiaya. Setelah itu, pimpinan gereja bernama Pastur Yang Xuan dipenjara selama 3,5 tahun karena ngotot menggelar ibadah bersama jemaah. Menurut anak Yang Xuan, Yang ‘Esther Xue, ibunya bernama Yang Chaizen mengalami perlakuan lebih buruk. Chaizen divonis dua tahun kerja paksa, dan kerap dipukuli.

Menurut kuasa hukum kerap menangani advokasi hak asasi di China, Ren Quanniu, insiden seperti itu sudah kerap terjadi, bukan cuma kepada umat Nasrani saja, tetapi juga pemeluk agama lain. Seperti halnya dilakukan kepada etnis Uighur memeluk Islam di Provinsi Xinjiang.

“Semua yang berkaitan dengan urusan agama menjadi sensitif di China. Pemerintah acap menyerbu rumah yang dijadikan gereja, atau gereja yang tidak didaftarkan kepada pemerintah,” kata Ren.

Konflik antara umat beragama dan rezim komunis atheis China sudah berlangsung lama. Pemerintah China melarang umat beragama beribadah secara terang-terangan, atau memperingati hari raya. Saat ini ada sekitar 60 juta pemeluk Nasrani di China yang memilih beribadah secara sembunyi-sembunyi, atau bersatu di dalam gereja megah seperti Gereja Menorah Emas. (AP/int)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!