Coba Kabur Usai Salat Jumat

Ilustrasi

INDRALAYA – Dua narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI), berhasil kabur, kemarin (14/7) sekitar pukul 13.00 WIB usai pelaksanaan salat Jumat. Namun, satu di antaranya berhasil ditangkap kembali oleh petugas Lapas dibantu warga yang mengira napi tersebut seorang pencuri.
“Aku kiro yang dikejar petugas itu wong maling. Aku melok ngejar, ruponyo tahanan kabur dari Lapas,” kata Yanto, saksi yang melihat kejadian tersebut. Namun, petugas Lapas Tanjung Raja belum bersedia memberikan keterangan resmi. Bahkan awak media tidak diperbolehkan masuk ke LP Tanjung Raja oleh petugas lapas, kecuali sudah mengantongi izin dari Kanwil Kemenkumham Sumsel. “Maaf, ada keperluan apa,” tanya petugas jaga di depan pintu masuk Lapas.
Saat menyatakan ingin konfirmasi atas kaburnya napi, petugas jaga tersebut mengakui ada tahanan yang kabur. “Memang ada, tapi hanya satu. Saat ini belum bisa diberikan informasi secara resmi,” katanya.
Informasi yang dihimpun, kedua napi tersebut berhasil melarikan diri setelah melompati pagar kawat berduri di halaman belakang Lapas Tanjung Raja. Sedangkan para napi lain melaksanakan salat Jumat di masjid yang ada di lingkungan Lapas Tanjung Raja.
Kalapas Tanjung Raja M Luthfie ketika dihubungi via ponselnya tidak aktif. Sedangkan Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Tanjung Raja Faikar mengaku ada napi yang kabur. “Untuk keterangan resmi silakan ke Kanwil di Palembang,” pintanya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres OI AKP Agus Munandar mengakui ada informasi napi Lapas yang kabur. “Saya lagi mau pergi ke sana untuk memastikan kalau ada tahanan kabur dari Lapas,” katanya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Sumsel Dr Sudirman D Hurry yang dihubungi melalui ponselnya mengatakan, kedua napi yang mencoba kabur tersebut saat ini sudah berhasil diamankan. “Memang satu napi atas nama Junaidi bin Sarudin sudah mencoba untuk kabur, tapi berhasil diamankan. Sedangkan satu napi lainnya, melihat temannya ditangkap tidak jadi kabur. Rekannya tersebut berada di lingkungan Lapas dan belum berlari,” terangnya, kemarin (14/7).
Khusus untuk Junaidi bin Sarudin yang merupakan napi kasus narkoba tersebut, saat ini ditempatkan di dalam sel isolasi. Selain itu menjalani proses interogasi oleh petugas. “Sekitar pukul 12.05 WIB yang bersangkutan memanfaatkan kelengahan petugas yang sedang salat Jumat. Sebelum lari jauh langsung kita amankan lagi,” terangnya. (sid/afi/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!