Dana 2017 Harus Beres Agustus

JAKARTA – Panpel Asian Games 2018 atau INASGOC punya harapan besar agar segala persiapan berjalan lancar. Terutama terkait dukungan pendanaan dari pemerintah. Mereka berharap dana untuk kebutuhan selama 2017 sebesar Rp2 triliun bisa dicairkan maksimal Agustus sekalipun itu ada dana yang diproses melalui APBN-P.

“Selama 2017 ini kan dana yang dijanjikan pemerintah Rp2 triliun dari total Rp4,5 triliun untuk penyelenggaraan. Mudah-mudahan dalam dua minggu ini akan cair Rp500 miliar. Sementara Rp1,5 triliun melalui APBN-P. Harapannya jangan cair November tapi kalau bisa ya Agustus sudah bisa cair,” terang Presiden INASGOC, Erick Thohir di Jakarta.

Diakui bos klub Liga Italia, Inter Milan ini, kebutuhan selama 2017 banyak. Mulai dari rencana menggelar test event hingga siapkan acara opening dan closing ceremony. Untuk test event, direncanakan pada November mendatang. Jika pun toh harus mundur sampai 2018, pelaksanaannya bisa dilaksanakan maksimal Maret. Untuk cabang olahraga yang dipertandingkan tetap, 10 cabor.

“Jika test event dilaksanakan 2017 ya mengambil dari dana Rp2 triliun itu. Tapi jika mundur di 2018 ya pakai dana di 2018. Test event penting untuk menguji kesiapan kita sebagai penyelenggara bukan untuk mengukur prestasi kita ada di mana di kawasan Asia,” jelasnya. “Sementara acara opening-closing kan butuh penari yang latihan sampai enam bulan. Meski baru dipakai tahun depan kan gaji penari tetap harus dibayarkan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Klub Sudah Disuntik Rp1,625 M

Erick mengakui, kebutuhan dana yang didukung pemerintah masih kurang. Jika dikalkulasi, kebutuhan selenggarakan Asian Games, INASGOC minimal butuh Rp5 triliun lebih. Kekurangan dari ketersediaan dana diharapkan bisa ditutup dari sponsor dan keterlibatan pihak swasta. Dari sponsor Erick berharap mendapat suntikan dana Rp1-1,5 triliun. (kmd/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!